pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Legislator Senayan Siap Bantu TP, Yasser: Siapa yang Zalim?

PAREPARE,BKM — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Partai Golongan Karya (Golkar), Syamsul Bachri menyemangati simpatisan dan tim pemenangan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Parepare Taufan Pawe-Pangerang Rahim (TP). Ia bahkan berjanji menggunakan semua kekuatannya untuk membantu TP melawan putusan diskualifikasi oleh KPU Parepare.
“Sebagai kader Partai Golkar, tentu saya harus memberikan perhatian dan support kepada calon yang diusung Golkar. Termasuk tim pemenangannya,” tegas Syamsul saat zikir dan doa bersama di rumah pemenangan Taufan-Pangerang, Sabtu malam (5/5). Ini merupakan malam ketiga berturut-turut zikir dan doa bersama di rumah pemenangan TP.
Di hadapan jamaah zikir, legislator Senayan ini mengatakan, persoalan seperti ini sudah biasa terjadi dalam politik. Dalam posisi pertarungan satu lawan satu, kata dia, pastilah lawan selalu mencari titik lemah.
“Yakinlah kalau semua pasti ada jalannya, dan persoalan ini bisa segera terselesaikan dengan baik. Apalagi jelas kasus ini akan dibawa ke peradilan. Yaknilah, peradilan itu akan bersikap obyektif dalam proses hukum,” kata politisi senior ini.
Dia juga mengingatkan agar simpatisan, pendukung, dan tim pemenangan tidak terpengaruh dengan isu-isu di luar. Jangan terpancing sehingga berakibat fatal.
“Serahkan pada proses hukum yang berlangsung. Jangan pernah ada tindakan yang merugikan. Atau bahkan tindakan yang bisa membuat proses hukum lain,” ujarnya mengingatkan.
Wakil Ketua Komis IX DPR RI ini menekankan, sebagai kader Golkar dan sahabat Taufan Pawe maupun Pangerang Rahim, siap bekerja maksimal untuk membantu kedua sahabatnya itu.
“Saya sebagai sahabat dan teman Taufan Pawe dan Pangerang Rahim, akan mengerahkan semua kekuatan untuk membantu. Yakinlah semua akan selesai dengan baik. Dengan begitu elektabilitas dukungan akan semakin tinggi, sehingga kita bisa menang telak,” tandas Syamsul.
Pascaputusan diskualifikasi TP, ragam opini berkembang di tengah warga Parepare. Segelintir yang muncul lewat media adalah diskualifikasi itu karena penzaliman.
Terkait hal tersebut, Ketua Tim Faisal Andi Sapada-Asriady Samad (FAS), Yasser Latief menegaskan, kontestasi pilwali merupakan event politik resmi yang punya seperangkat aturan. Sehingga siapapun yang melanggar aturan, mesti siap menghadapi konsekuensi hukum.
“Sederhananya, panjat pinang saja ada aturannya, apalagi event akbar sekelas pilwali. Ini yang mesti dipahami. Penyelenggara menilai TP melanggar aturan, tentu mereka paham konsekuensinya,” tegas mantan ketua KPU Parepare ini.
Dia menyindir, apapun alasan TP melakukan pelanggaran yang dilaporkan masyarakat, apakah karena tidak paham aturan atau memang sengaja melabrak aturan, menjadi sangat naif jika kesalahannya dilemparkan ke pihak FAS.
“Situ yang melanggar aturan, kok kita yang disebut zalim. Jadinya lucu dan menggemaskan. Sampai ada statement ‘jihad melawan kezaliman’. FAS yang zalim? Ataukah KPU-Panwaslu? Atau memang mereka yang terbukti melanggar aturan? Siapa yang zalim? Warga tentu cerdas melihat fakta dan rekam jejak,” tandas Yasser.
Ia juga mengingatkan, yang paling mungkin melakukan penzaliman adalah yang sedang berkuasa, memiliki kekuasaan atau menguasai perangkat kekuasaan. “Sehingga semakin naif jika FAS yang hampir 5 tahun tak dilibatkan dalam pemerintahan dianggap menzalimi,” kritiknya.
Dia berharap semua pihak arif dan bijaksana dalam melihat kasus tersebut. Apalagi kinerja KPU, panwaslu, dan aparat penegak hukum hingga kini masih dalam koridor kondusif dan teguh memegang aturan.
“Sekali lagi, jika kita semua patuh pada aturan main, maka semua akan baik saja. Pilkada ini pesta rakyat, hadapi dengan senang, tenang dan damai,” tandasnya. (smr/rus)



×


Legislator Senayan Siap Bantu TP, Yasser: Siapa yang Zalim?

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar