pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Danny Jamin Harga Sembako Stabil Jelang Lebaran

MAKASSAR, BKM–Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menjamin harga sembilan bahan pokok dan komoniti lainnya di Makassar jelang lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah tetap stabil.

Apalagi, melihat harga cabai dan daging sapi tidak mengalami kenaikan dan memiliki stock yang cukup memenuhi kebutuhan masyarakat beberapa bulan ke depan.
Bahkan jelas Danny sapaan akrab wali kota, harga komoditi di pasar-pasar tahun ini justru lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Utamanya harga cabai dan daging cukup stabil dan tidak mengalami perubahan harga jual.
“Tahun ini harga komoditi di pasar-pasar stabil karena persiapan kita di pemerintah kota lebih baik. Memasuki pekan tiga, harga cabai stabil dan ini menandakan cabai rantai distribusinya baik,” kata Danny, Selasa (5/6).
Adapun harga daging yang terus stabil dikatakan Danny masih dengan kisaran Rp95 ribu. Belum menembus harga Rp100 ribu. Olehnya itu, pengawasan harga komiditi di pasar-pasar harus terus dilakukan guna meminimalisir adanya praktik penimbunan dari oknum-oknum nakal.
“Kita tidak perlu terlalu susah melihat ukuran-ukuran optimisme kita terhadap kekurangan barang, kita lihat saja daging kemudian bawang dan di cabe, saya liat relatif stabil kalau beras Insya Allah mudah mudahan tetap stabil,” lanjutnya.
Sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono menyebut stok pangan di Sulsel tergolong aman. Begitupun harga yang fluktuatif, namun tetap pada batas wajar.
Instrumen utama pemprov adalah mengefektifkan tim inflasi daerah, yang di dalamnya ada berbagi unsurnya.
“Sulsel itu surplus. Mulai dari beras, ikan bandeng, hingga cabe. Beda posisinya waktu saya di Jakarta, butuh suplai dari daerah. Sekarang, kita menyuplai daerah,” kata Soni Sumarsono.
Dia berharap TPID mengawasi ketersediaan, maupun harga pangan penting. Namun yang perlu diingat, walaupun Sulsel surplus tetapi ketersediaan harus tetap diatur dan dijaga.
“Tetapi jangan lupa gerakan ingat Sulawesi Selatan, ingat, jangan karena terlalu (suplay tersedia), ada daerah lain membutuhkan dan kita suplai habis-habisan, bandeng misalnya,” sebut Sumarsono.
Faktor kelancaran distribusi, lanjut dia, dilihat juga berpengaruh, terutama dengan memperhatikan titik infrastruktur yang rusak.
Misalnya, walaupun pekerjaan umum (PU) tidak masuk dalam TPID, tapi dinas tersebut punya fungsi penting memperlancar arus distribusi pangan menjelang idul fitri.
“Ini pendukung dalam upaya pengendalian inflasi, Walaupun PU tidak masuk dan tidak ada di TPID, tetapi punya fungsi penting termasuk perhubungan,” ujarnya. (arf)



×


Danny Jamin Harga Sembako Stabil Jelang Lebaran

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar