pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Mantan Bupati Selayar Bersaing Dua Mantan Cabup

MAKASSAR, BKM — Mantan Bupati Selayar M Syahrir Wahab hampir pasti akan bersaing dengan dua mantan calon bupati (cabup) Jeneponto. Masing-masing M Syarif Kr Patta dan Baharuddin Kr Nai. Mereka akan berebut kursi menuju DPRD Sulsel melalui daerah pemilihan (dapil) IV Sulsel. Meliputi Kabupaten Jeneponto, Bantaeng dan Selayar.
Tak hanya itu, satu nama lain yang dianggap punya basis dan bisa menjadi pendulang suara yakni mantan bakal calon Bupati Bantaeng Andi Baso Fahrir. Syahrir, Syarif, Baharuddin dan Andi Baso diajukan dalam terdaftar bakal calon anggota legislatif (bacaleg) oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulsel Azhar Arsad, membenarkan bila para tokoh tersebut akan membuktikan kemampuannya untuk mengalang kembali jaringannya.
“Kita tetap optimis. Selain dapil I, II dan III, dapil IV juga menjadi unggulan,” ujar Azhar, Minggu (15/7).
Di dapil II, mereka yang menjadi andalan PKB untuk mendulang suara di pileg mendatang yakni Aris Muhammadiyah, Arismunandar, Irwan Ince dan Fauzi A Wawi. Di dapil II ada Bonita. Sementara di dapil III, ada petahana Hengki Yasin dan anggota DPRD Sulsel dua periode dari PKPI Suzanna Kaharuddin.
Untuk dapil V terdapat nama Andi Anwar Purnomo dan Riyadh Faisal. Pada dapil VI, Anwar Recca akan mendapat lawan baru, yakni Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulsel kubu Djan Faris Taufiq Zainuddin dan Bendahara DPD Hanura Sulsel Rahmat Muhayyang.
Adapun di dapil VII, terdapat nama Sumardi Arifin dan Andi Anwar. Sementara dapil VIII meliputi Kabupaten Wajo dan Soppeng, muncul nama Wahyuddin AB Kessa dan Anwar Sadat Bin Abd Malik.
Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsad diharapkan lolos ke parlemen lewat dapil IX, yang meliputi Kabupaten Sidrap, Pinrang dan Enrekang.
Dapil X meliputi Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara, PKB tetap mengunggulkan Rommy dan Irfan. Sementara untuk dapil XI Luwu Raya, petahana Irwan Hamid tetap dibayang-bayangi oleh Sekretaris DPW PKB Sulsel Ahmad Sunnari.
Hingga berita ini dibuat, baru Partai Perindo yang secara resmi mendaftarkan bacaleg provinsinya. Pendaftaran bacaleg diantar langsung Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Sanusi Ramadhan ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, Minggu (15/7).
Partai Perindo secara resmi menyetor daftar nama-nama bacaleg dengan nuansa budaya. Saat penyambutannya saja dilakukan dengan tarian empat etnis dan angngaru. Berkas bacaleg mereka pun dikemas dalam wadah yang biasa dikenal sebagai erang-erang.
Sanusi mengatakan sangat bersyukur partainya bisa menjadi partai yang merampungkan dan mendaftarkan bacalegnya. Menurutnya, pengajuan ini telah memenuhi syarat KPU.
“Kami parpol pertama yang mendaftarkan bacaleg di KPU. Hasilnya tadi, beberapa berkas persyaratan pengajuan dinyatakan telah memenuhi syarat. Artinya akan memasuki tahap selanjutnya, verifikasi,” kata Sanusi.
Sanusi juga mengatakan, dalam pendaftaran bacaleg tingkat provinsi ini partainya menyetor 85 nama-nama. Jumlah ini berasal dari 11 dapil. Rinciannya adalah bacaleg laki-laki sebanyak 54 orang dan perempuan 31 orang.
“Kuota bacaleg perempuan kita mencapai 36 persen. Itu berarti kami sudah melebihi ketentuan yang ada, yakni 30 persen,” tambahnya.
Partai Perindo pun optimis menghadapi pileg 2019. Ia yakin partainya bisa meloloskan satu kader di setiap dapil.
“Target Partai Perindo di Pemilu 2019 semua dapil ada yang diloloskan. Paling tidak minimal satu fraksi hadir di DPRD Provinsi,” ucapnya.
Humas KPU Sulsel Asrar Marlang, mengatakan sampai sejauh ini baru satu partai yang telah mendaftarkan bacalegnya. Adapun Partai Demokrat yang sebelumnya dijadwalkan mendaftarkan pada Sabtu (14/7), mengundurkannya hingga Selasa (17/7) besok. “Partai Demokrat mengundur jadwal pendaftarannya sampai tanggal 17. Untuk Senin besok (hari ini), dijadwalkan ada Partai Gerindra dan Partai Golkar yang mendaftar,” kata Asrar Marlang.
Pengamat politik dari UIN Alauddin Dr Firdaus Muhammad Muhammad, menilai peluang mereka besar karena telah memiliki modal politik berupa popularitas dan kinerja. “Mereka memiliki basis pemilih. Tinggal perkuat partai dan tim,” ujar Firdaus.
Menurutnya, persaingan di dapil IV Sulsel cukup berat karena wilayahnya sangat kompetitif. Soal siap di antara empat tokoh tersebut yang berpeluang lolos, bergantung pada kekuatan basis dan jaringan politiknya masing-masing. (nug/rif/b)



×


Mantan Bupati Selayar Bersaing Dua Mantan Cabup

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar