pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Didukung Komunitas, Optimis Walau tak Berlatar Politik

HIRUK pikuk bursa bakal calon legislatif (bacaleg) diramaikan dengan banyak kalangan. Mereka berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan. Salah satunya adalah pengemudi taksi daring (dalam jaringan).

Laporan: Nugroho Nafika Kassa

NAMANYA Eko Bramandiko. Bertitel sarjana ekonomi (SE). Profesinya saat ini adalah driver taksi daring. Dengan rasa optimisme dan keyakinan, diapun mencoba meraih peruntuhan dengan menjadi bacaleg.
Pria yang karib disapa Eko ini memiliki julukan sendiri, yaitu #papaonline. Ia adalah bacaleg Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk DPRD Sulsel nomor urut 6 pada daerah pemilihan I Makassar A. Meliputi Kecamatan Tamalate, Mamajang, Mariso, Rappocini, Makassar, Ujungpandang, Ujung Tanah, Wallo, Wajo, Bontoala dan Sangkarrang.
BKM menemui Eko di sebuah warung kopi di bilangan Jalan Andi Mangerangi, Makassar. Pria kelahiran Ujung Pandang, 19 Mei 1980 ini menjelaskan alasannya hingga akhirnya memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.
Seorang driver taksi daring kerap dipandang sebelah mata oleh beberapa orang. Pekerjaannya yang hanya menerima penumpang saat ingin diantarkan ke satu tempat, membuat tak sedikit orang yang beranggapan pekerjaan macam itu tak memiliki masa depan yang pasti. Stigma itulah yang ingin dipupus oleh Eko.
Dorongan dari teman-teman komunitas driver online untuk maju sebagai caleg, membuat dirinya yakin akan keputusannya. Eko yang bahkan tak memiliki latar belakang politik ini mengatakan, teman-temannya sesama driver online berharap memiliki perwakilan di parlemen.
“Kenapa saya maju? Itu tidak terlepas dari dorongan teman-teman komunitas driver online. Mereka mengharapkan ada perwakilannya di parlemen. Saya tidak memiliki latar belakang politik. Keluarga juga semua di swasta. Tidak ada yang terjun di dunia politik,” jelas ayah lima anak ini.
Eko tentu memiliki visi dan misi sebagai calon anggota legislatif. Ia adalah seorang driver online, dan berharap sesama driver online bisa memilihnya. Oleh karena itu, visi misinya yang utama adalah menyejahterakan driver online.
Selama ini, kata dia, tak bisa dinafikan bahwa masa depan seorang driver online belum tentu baik. Padahal telah banyak driver yang berani untuk menyicil kendaraan dari hasil orderannya.
“Lima tahun ke depan tidak ada yang tahu bagaimana nasib para driver online ini, apakah masih ada atau tidak. Padahal mereka sudah cicil mobil atau motor. Karena itu, saya di sini mau membantu mereka supaya memiliki pegangan yang jelas,” ucap Eko.
Selama ini, Eko selalu menjaga silaturahmi dengan para sesama driver online. Ia berharap teman-temannya bisa memilihnya. Termasuk keluarga mereka.
“Caleg untuk provinsi hanya saya yang dari driver online. Makanya, saya berharap teman-teman driver online bisa memilih saya. Sekarang itu kan ada 100 ribuan driver oline di Makassar. Setengahnya saja yang memilih, Insyaalllah sudah bisalah. Belum lagi itu keluarganya,” kata alumnus salah satu perguruan tinggi di Malang ini.
Eko berjanji, jika kelak terpilih ia akan membuat driver online menjadi pekerjaan yang bisa diandalkan. Dengan begitu, mereka yang menggeluti pekerjaan ini bisa lebih aman dan nyaman.
Ia akan mengusulkan ke pemerintah agar lahir regulasi untuk driver online demi legalitas mereka. (*/rus/b)



×


Didukung Komunitas, Optimis Walau tak Berlatar Politik

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar