MAKASSAR, BKM — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk bekerja sama PT Industri Kapal Indonesia (Persero) dan PT Kawasan Industri Makassar (Persero) menyelenggarakan Siswa Mengenal Nusantara (SMN). Kegiatan ini dikemas dalam program ‘BUMN Hadir Untuk Negeri’.
Sebanyak 52 siswa SMA/SMK/SLB berprestasi, masing-masing 25 orang dari Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Sulawesi Selatan, ikut dalam program SMN ini. Mereka didampingi para guru pembimbingnya.
Selama tujuh hari, para siswa ini saling mengunjungi. Mereka yang datang dari Sulawesi Selatan akan berkunjung ke Sumatera Barat. Sebaliknya, siswa dari Sumatera Barat akan berkunjung ke Sulawesi Selatan.
Pelepasan ‘Siswa Mengenal Nusantara’ dari Sulawesi Selatan dan penyambutan siswa dari Sumatera Barat ditandai dengan penabuhan gendang oleh Direktur Utama PT Semen Tonasa Subhan, mewakili direksi Semen Indonesia bersama Aster Kodam XIV Hasanuddin Kolonel Heri Prakosa, direksi PT Industri Kapal Indonesia, direksi PT Kawasan Industri Makassar, dan perwakilan dari Dinas Pendidikan Makassar, H Misi di ruang Krakatau Hotel Horison Makassar, Sabtu malam (11/8).
Dikatakan Subhan, sebanyak 25 siswa SMA/SMK/SLB dan tujuh pendamping dari Provinsi Sumatera Barat ini akan dikenalkan berbagai sejarah dan budaya di Provinsi Sulawesi Selatan selama tujuh hari. Mereka akan diajak berkunjung ke berbagai tempat sejarah dan edukasi. Sebaliknya, 27 siswa dan 3 pendamping SMA/SMK/SLB dari Provinsi Sulawesi Selatan akan mengunjungi Provinsi Sumatera Barat.
”Kegiatan Siswa Mengenal Nusantara merupakan program pertukaran pelajar SMA/SMK/SLB antar provinsi di seluruh nusantara. Tujuannya adalah untuk menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air sejak dini kepada siswa SMA/SMK/SLB. Keragaman kekayaan nusantara dan potensi daerah diperkenalkan melalui interaksi langsung siswa dengan pemerintahan dan masyarakat di provinsi yang dikunjungi,” jelas Subhan.
Kehadiran BUMN di seluruh provinsi di Indonesia, diharapkan dapat menjadi pendorong pengembangan ekonomi di daerah khususnya wilayah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal). Rangkaian kegiatan siswa dari Sumatera Barat selama tujuh hari di Sulawesi Selatan, di antaranya adalah mengunjungi Benteng Fort Rotterdam, Pantai Losari, Sanggar Celebes Indonesia, Perpustakaan Daerah, Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, Benteng Somba Opu, SMA 2 Malino Tinggimoncong, Makam Kerajaan Binamu Jeneponto, PLTB Jeneponto, dan Trans Studio Makassar.
”Melalui pertukaran siswa ini perusahaan berkomitmen menumbuhkan dan memupuk rasa kebanggaan berbangsa dan bertanah air pada generasi muda, khususnya para siswa. Menumbuhkan kesadaran bahwa keragaman itu merupakan kekuatan NKRI. Di tengah generasi muda potensi bangsa yang besar dapat diolah dengan baik, yang akan mengantarkan Indonesia menjadi bangsa yang besar,” jelasnya. (mir)
Program SMN Semen Indonesia Libatkan 52 Siswa Berprestasi
×

