KEPALA Bagian Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar Muhammad Hasanuddin yang berada di lokasi, menyebut ada 10 unit armada damkar yang didatangkan untuk memadamkan api.
“Ada tiga korban jiwa. Masing-masing ibu dan dua orang anaknya. Dugaa sementara kebakaran karena korsleting listrik,” ujar Hasanuddin.
Aisyah (36), salah seorang warga yang berhasil menyelamatkan diri dari kepungan api, mengatakan dirinya berada di dalam ruko miliknya saat kebakaran terjadi. Ketika ada suara ribut-ribut dari luar dan mendengar teriakan kebakaran, diapun langsung bergegas mengambil dua buah hatinya. Sahran (3) dan Gazali (2) ia raih dan menyelamatkan keduanya. Saat itu api sudah membakar ruko yang ada di sebelah tempat tinggalnya
”Saya terus berdoa agar bisa selamat bersama dua anakku. Dari lantai bawah saya naik ke lantai tiga. Asap tebal mulai masuk ke rumah kami. Saya dan anak-anak batuk-batuk. Alhamadulillah, api berhasil dipadamkan dan kami selamat,” ujar Aisyah sambil mengusap air matanya. Apalagi, suaminya bernama Sahlan (38) juga berhasil menyelamatkan diri.
Aisyah yang pemilik ruko seluler memperkirakan, tiga korban jiwa dalam peristiwa kebakaran di ruko tetangganya, dikarenakan mereka tak bisa meloloskan diri dari kepungan api. Sebab di ruko yang terbakar itu memiliki pagar berlapor. Sehingga jika api datang dari bawah, akan sulit untuk menembusnya jika penghuni hendak turun.
Kapolsek Makassar Kompol Usman mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Di lokasi juga telah dipasangi garis polisi. Kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp150 juta.
“Kita belum mengetahui apa penyebabnya, karena saat ini kita masih olah TKP. Tapi sampai saat ini kita masih menduga hubungan arus pendek listrik atau korsleting,” kata Usman. (ish-jul/rus)
Satu Keluarga Tetangga Ruko Berhasil Selamat
×

