PINRANG, BKM — Pekan Olahraga Daerah (Porda) ke-XVI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dihelat di Kabupaten Pinrang, kini telah usai. Penutupannya dilaksanakan di Stadion Baumassepe, Paleteang, Minggu sore (30/9).
Penjabat Sekretaris Provinsi Sulsel Tautoto Tanaranggina menutup perhelatan empat tahun ini. Sebanyak 28 cabang olahraga dan tujuh cabor eksebisi berhasil dipertandingkan, dengan diikuti 24 kabupaten/kota.
Lalu siapa yang akan menjadi tuna rumah para Porda ke-XVII 2022 mendatang? Ternyata belum difinalisasi, menyusul kisruh penolakan tuan rumah bersama Kabupaten Sinjai dan Bulukumba.
KONI Sinjai memprotes keras dimasukkannya Bulukumba untuk ambil bagian sebagai tuan rumah. Suhardiman selaku Ketua KONI Sinjai menegaskan ketidaksetujuannay.
“Soal tuan rumah bersama, jujur kami dari KONI Sinjai sangat tidak setuju. Kami tetap konsisten pada hasil musyawarah atau rapat anggota KONI beberapa waktu lalu,” tegas Suhardiman yang dihubungi melalui telepon selularnya usai penutupan Porda, kemarin.
Menurut Suhardiman, pada rapat anggota KONI Provinsi Sulawesi Selatan yang dihadiri oleh pengurus KONI kabupaten/kota, menetapkan Kabupaten Sinjai sebagai tuan rumah dan cadangannya adalah Bulukumba.
“Bukan tuan rumah bersama. Tapi Sinjai yang sah sebagai tuan rumah dan itu ditetapkan pada rapat anggota KONI. Kita sudah dipilih 21 kabupaten/kota yang setuju, dan tiga daerah lainnya pilih Bulukumba,” bebernya.
Menurutnya, apabila Porprov XVII 2022 mendatang ada di dua kabupaten dilaksanakan, maka kontingen dan atlet akan kesulitan. Sehingga dipastikan koordinasi akan amburadul.
“Sinjai masih mampu menerima tanggung jawab penuh jadi tuan rumah tanpa ada daerah lain. Dan itu sudah dipikirkan secara matang. Sehingga kita tidak setuju bila diadakan tuan rumah bersama. Harus Sinjai saja. Bukan bersama Bulukumba,” tegasnya.
Suhardiman mengaku sudah melakukan komunikasi dengan beberapa pengurus KONI kabupaten/kota, membicarakan persoalan tuan rumah bersama Porprov 2022 mendatang. Hasilnya, sepakat bila Kabupaten Sinjai yang harus tuan rumah.
“Kita sudah berkomunikasi dengan pengurus KONI lainnya. Pendapat KONI lain, sepakat menolak menjadi tuan rumah bersama. Tetap komitmen Sinjai sebagai tuan rumah Porprov sesuai keputusan rapat anggota KONI sebelumnya,” ucap Suhardiman.
Sementara persoalan Surat Keputusan (SK) yang telah ditandatangi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, dikatakan Suhardiman, bahwa gubernur dalam hal ini tentu masih akan mengeluarkan pertimbangan.
“Seharusnya harus konfirmasi ke kami lebih dulu (KONI Sinjai) yang ditetapkan sebagai tuan rumah. Paling tidak kan sipakalebbi, sipakatau karena sudah formal, dan resmi bahwa Sinjai ditetapkan sebagai tuan rumah berdasarkan hasil rapat anggota KONI,”tegasnya lagi.
Sebagai bentuk protes, pihaknya juga telah memasang spanduk yang disebar di beberapa titik di dalam kota Pinrang. Seperti di Jalan AP Petta Rani, Jendral Sudirman, Sultan Hasanuddin, Ahmad Yani dan di Jalan Bintang.
Terkait polemik SK penetapan tuan rumah bersama Sinjai Bulukumba di Porprov 2022, dari 21 kabupaten kota yang telah memberikan suaranya untuk Kabupaten Sinjai, sepakat membuat pernyataan menolak. Juga meminta kepada gubernur untuk menetapkan Sinjai sebagai tuan rumah tunggal.
Terpisah, Sekretaris Umum KONI Kepulauan Selayar Abdul Wahab, meminta kepada gubernur Sulsel untuk meninjau kembali SK penetapan tuan rumah bersama Porprov 2022.
“Kami dari KONI kabupaten/kota yang telah memilih Kabupaten Sinjai sebagai tuan rumah tunggal dalam rapat anggota tahunan KONI Sulsel, meminta kepada gubernur untuk bijak menyikapi persoalan ini,” kata Abd Wahab.
Hal senada juga dikemukakan Sekertaris KONI Sidrap Andi Zainal. Kata dia, terbitnya SK gubernur yang menunjuk dua daerah tuan rumah bersama Porda ke-XVII, tidak menghormati keputusan hasil musyawarah sebelumnya.
“Dalam rapat musyawarah, 21 daerah memilih Sinjai dan tiga daerah pilih Bulukumba. Kami tidak setuju kalau hasil yang disepakati diubah tanpa melalui musyawarah lagi,” tandasnya.
Penjabat Sekprov Sulsel Tautoto TR yang ditemui usai menutup Porda ke-XVI mewakili gubernur, menegaskan tuan rumah bersama Sinjai dan Bulukumba untuk Porda mendatang belum final.
“Itu belum final. Pemerintah provinsi masih akan berkoordinasi dengan KONI Sulsel dan KONI Sinjai. Kita masih akan rapat internal nanti,” tandasnya. (ady/rus/b)
Tautoto: Belum Final, Masih Ada Rapat Internal
×

