MAKASSAR, BKM — Puluhan aktivis yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Antikorupsi (Germaks) menggelar aksi demo di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Senin (22/10). Dalam orasinya, mereka mendesak agar Kepala Kejati segera memeriksa dan mencopot oknum jaksa di Palopo.
Germaks menyebut, oknum jaksa tersebut diduga telah meminta fee proyek kepada sejumlah pejabat OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kota Palopo. Hal tersebut dinilai telah merusak citra institusi kejaksaan dan penegakan hukum.
Ketua Germaks Rais Rahman, pihaknya telah telah menerima banyak laporan dan aduan masyarakat terkait indikasi intervensi pada proses lelang tender proyek di Pemkot Palopo. Bahkan juga meminta jatah proyek pembangunan rujab (rumah jabatan) Kajari di Palopo yang nilai anggarannya miliaran rupiah.
Kajati Sulsel Tarmizi, mengatakan sejauh ini pihaknya belum pernah menerima atau mengetahui laporan soal dugaan pemerasan terhadap sejumlah pejabat SKPD Kota Palopo yang dilakukan oknum jaksa di Palopo.
“Nanti kita akan coba telusuri dan cari tahu dulu kebenarannya, apakah memang betul ada yang seperti itu,” ujarnya yang dimintai konfirmasi, kemarin.
Terkait sanksi apabila ada bawahannya yang terbukti melakukan pelanggaran, Tarmizi berjanji akan mengambil sikap dan langkah tegas. “Kalau ada jaksa yang melakukan pelanggaran, pasti kita akan beri sanksi tegas,” tandasnya. (mat/rus)
Kajati Janji Telusuri Dugaan Oknum Jaksa Minta Fee
×

