PALU, BKM — Yayasan Kemanusiaan Fajar (YKF) kembali membuka posko induk di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Sebelumnya, hal serupa dilakukan di Kompleks Perumahan Kelapa Gading, Kabupaten Sigi.
Posko induk YKF ini rencananya akan menyalurkan bahan bantuan logistik ke titik pengungsian di wilayah Palu, Sigi dan Donggala. Beralamat di Jalan Dewi Sartika, Palu, posko ini nantinya akan digunakan sebagai tempat penampungan bantuan logistik. Salah satu bantuan logistik yang rencananya akan disalurkan berasal dari Negara Taiwan.
Sejauh ini, YKF telah mendistribusikan sedikitnya 6.000 liter air bersih setiap hari di Palu, Sigi, dan Donggala. Distribusi air bersih diutamakan di lokasi pengungsi dan relawan.
Pendistribusian air bersih menggunakan sebuah truk tangki yang juga bantuan dari Negara Taiwan. Proses distribusi dilakukan melalui mobil tangki sumbangan Yayasan Tiga Roda. Kendaraan inilah yang secara rutin mengunjungi titik pengungsi setiap pagi dan sore.
Kepala Sekretariat YKF Masjidan menjelaskan, seluruh pihak terkait memberi apresiasi positif terhadap bantuan kemanusiaan yang disalurkan YKF.
“Warga dan pemerintah memberi dukungan moril dan menyampaikan terima kasih kepada donatur YKF,” jelas Masjidan, Minggu (11/11) di Petobo, Sulawesi Tengah.
Kemarian siang, Ketua Dewan Penasihat YKF yang juga Wakil Presiden RI HM Jusuf Kalla, melakukan kunjungan ke Palu dan Sigi. Selain sejumlah menteri, Jusuf Kalla juga didampingi Penasihat YKF HM Alwi Hamu.
Dari Bandara Mutiara Palu, Jusuf Kalla langsung meninjau lokasi pembangunan Masjid Athirah di Petobo. Di tempat ini, Jusuf Kalla menggelar dialog dengan sejumlah pengungsi.
Selain itu, Jusuf Kalla juga meninjau lokasi pembangunan hunian sementara (huntara) di Desa Mpanua, Sigi. Huntara ini dibangun di bawah kendali Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Total huntara yang dibangun untuk korban gempa dan tsunami Palu-Donggala-Sigi ini mencapai 70 unit. Terdiri dari 840 bilik yang bisa menampung 840 kepala keluarga.
Kelak, huntara ini menjadi rumah bagi 4.200 pengungsi yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana pada 28 September lalu itu. Sebagian huntara sudah siap dihuni.
Di Palu, Jusuf Kalla juga menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Termasuk dengan Gubernur Sulawesi Tengah dan para kepala daerah yang terdampak bencana. Rapat koordinasi berlangsung di ruang kerja Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola. (*/rus)
Setiap Hari YKF Distribusi 6.000 Liter Air Bersih
×

