SIDRAP, BKM — Muh Tang alias Laberreng (72) masih terbaring lemas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nene’ Mallomo, Sidrap. Warga Jalan Mawar, Kelurahan Majjelling Wattang, Kecamatan Maritengngae ini menjadi korban pemarangan oleh pelaku berinisial LG (45), beralamat di Arawa, Kecamatan Wattang Pulu, Sidrap.
Kasus pemarangan itu terjadi di lokasi persawahan di Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritengngae, Senin sore (3/12) pukul 16.30 Wita. Hal itu dibenarkan Kapolres Sidrap AKBP Ade Indrawan yang dikonfirmasi, kemarin.
“Memang ada kasus pemarangan yang terjadi. Ini anggota sementara mengejar pelaku dan mendalami motifnya,” ujarnya.
Insiden penganiayaan berat di tengah pematang sawah itu mengakibatkan korban mengalami luka berat. Ada luka terbuka yang cukup dalam di bagian punggung.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa kejadian tersebut bermula sekitar pukul 15.30 Wita. Awalnya korban berangkat ke area sawahnya di Dusun Maddanaca, Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritengngae.
Tujuannya hendak mengecek kondisi air sawahnya. Karena sebelumnya, pada Minggu (2/12), sawah yang disebut-sebut disengketakan itu telah ditanami benih padi oleh korban.
Ketika korban hendak pulang dengan mengendarai sepeda motornya, tiba-tiba lelaku datang dan memaranginya dari belakang. Akibatnya, korban jatuh tersungkur. Warga yang mengetahui peristiwa itu langsung memberikan pertolongan. Korban secepatnya dilarikan ke rumah sakit.
Keluarga korban masih enggan berkomentar terkait peristiwa yang menimpa Muh Tang. Mereka menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut ke pihak berwajib, sambil berharap pelaku segera tertangkap dan diproses secara hukum. (ady/rus/c)
Kakek Diparangi saat Mengendarai Motor
×

