MAKASSAR, BKM — Sebuah kantor koperasi di Jalan Toddopuli dikepung aparat kepolisian, Senin malam (17/12) sekitar pukul 21.30 Wita. Dari dalam, aparat tim gabungan Resmob Polsek Panakkukang diback up Resmob Polda Sulsel membawa seorang lelaki dengan tangan terborgol.
Pria yang diamankan itu merupakan pelaku tindak penganiayaan berat (anirat). Namanya Syahril. Seorang karyawan koperasi.
Sebelumnya, polisi telah mengamankan kekasih Syahril bernama Nurhadianti. Ia dimintai keterangan terkait peristiwa berdarah yang dialami Wafiq (21), seorang mekanik Honda Koko Motor. Akibat kejadian tersebut, korban harus mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Ibnu Sina. Ia menderita luka sayatan parang pada lengan kanannya.
Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap, mengatakan Syahril yang merupakan karyawan Koperasi Sejahtera diamankan karena menebas korban bernama Wafiq.
”Kami juga mengamankan Nurhadianti, pacar Syahril guna dimintai keterangan. Syahril merupakan pelaku, sementara kekasihnya diperiksa sebagai saksi,” ujar Ananda, Selasa (18/12).
Menurut Ananda, peristiwa penganiayaan berawal dari chatingan antara keduanya di media sosial Facebook. Tidak lama kemudian, korban yang tengah berada di tempat kerjanya tak jauh dari tarffic light antara Jalan Toddopuli dan Pengayoman, didatangi oleh pelaku. Entah apa sebabnya hingga pelaku tersulut emosinya, hingga akhirnya gelap mata dan menganiaya korban.
Syahril lalu menyerang korban dengan menggunakan senjata tajam berupa parang. Sati tebasan mengenai lengan kanan korban. Seketika itu juga korban rubuh bersimbah darah.
Usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri. Sementara korban secepatnya dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina untuk mendapat perawatan intensif.
Tim Resmob gabungan Resmob Panakkukang yang diback up Resmob Polda Sulsel diturunkan melakukan penyelidikan atas peristiwa berdarah ini. Polisi terlebih dahulu mengamankan seorang perempuan bernama Nurhadianti. Ia diketahui merupakan pacar pelaku yang tinggal di Jalan Abdullah Daeng Sirua.
Dari keterangan Nurhadianti, keberadaan pelaku berhasil diketahui. Syahril tengah berada di tempat kerjanya Jalan Toddopuli V.
Tim gabungan langsung bergerak dan mengepung pelaku. Dia tak berkutik saat diamankan. Sebilah parang disita sebagai barang bukti. Senjata tajam tersebut digunakan pelaku untuk menebas korban.
Pengakuan pelaku saat diinterogasi, seperti ditirukan Kompol Ananda, ia menganiaya korban lantaran kesal saat chating di medsos. ”Pelaku tersinggung dengan kata-kata korban di media sosial. Selanjutnya mendatangi tempat kerja korban dan memeranginya. Setelah itu pelaku kembali ke tempat kerjanya,” terang Ananda. (ish/rus)
Dipicu Ketersinggungan Chat di Medsos Karyawan Koperasi Parangi Mekanik Motor
×

