pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Bubarkan TP2D, Bentuk Tim Enam

TIM Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) bentukan Gubernur/Wakil Gubernur Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman sudah mengakhiri masa tugasnya akhir Desember 2018 lalu. Hal itu sesuai SK yang diterbitkan oleh gubernur.
Sebagai gantinya, Gubernur Nurdin Abdullah membentuk tim baru yang lebih kecil. Anggotanya berjumlah enam orang.
“TP2D sudah dibubarkan. Untuk tim berikutnya, sudah ada enam orang yang jadi tim ahli. Ada juga tim khusus,” kata Nurdin di Hotel Claro Makassar, Rabu (2/1).
Nurdin menegaskan, saat ini tim tersebut sudah bekerja. Seperti yang dikemukakan sebelumnya, seluruh anggota tim yang direkrut minimal lulusan S3 atau mengantongi predikat doktor. Tim itu diketuai Prof Yusran Yusuf, mantan ketua TP2D.
Namun ketika ditanya nama tim yang baru dibentuknya itu, Nurdin mengatakan hingga saat ini belum ditetapkan. Yang jelas, tim itu akan membantu gubernur dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan.
Dia menekankan, tim ini akan bekerja maksimal. Tidak akan terganggu dengan yang lain.
“Banyak yang akan dilakukan oleh tim. Mereka akan mengkaji beberapa program strategis kita. Termasuk soal menyelesaikan persoalan aset kita,” jelas dia.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menanggapi dingin pembubaran TP2D. “Itu tergantung kebutuhan. Kan gubernur yang tanda tangan,” ujarnya.
Dia mengaku tidak terlalu ambil pusing dengan pembubaran tersebut. “Saya tidak terlalu pusing. Kalau mau dibubarkan, yah kita bubarkan,” tandasnya.
Andi Sudirman menambahkan, seharusnya pembentukan tim baru harus melihat porsi kebutuhan. Ada akademisi dan praktisi.
“Intinya begini, kita harus melihat persoalan. Kalau semua professor, tidak bisa tiap hari turun. Apalagi yang mau turun ke lapangan,” kata dia.
Mantan Ketua TP2D Prof YusranYusuf, ketika dihubungi mengaku belum tahu menahu dengan pembentukan tim baru pascadibubarkannya TP2D. Penjelasan tersebut berbeda dengan apa yang telah disampaikan gubernur.
“Saya belum dapat informasinya. Bentuk tim baru enam anggotanya. Saya belum tahu itu. Belum disampaikan. Mungkin masih sementara digodok. Belum tahu saya,” ungkap Prof Yusran.
Dia mengaku, setelah tidak lagi di TP2D, dirinya kembali ke kampus dan saat ini fokus mengajar. “Saya sekarang kembali ke kampus,” ujarnya.
Dia juga mengaku belum tahu jika dirinya ditunjuk sebagai ketua tim yang baru. “Belum ada penyampaian ke saya. Saya juga tidak boleh geer dulu. Jangan sampai tidak masuk namaku. Saya tidak berani memberi statemen. Nanti kalau sudah ada SKnya baru saya komentar. Siapa tahu satu dua hari ini adami,” pungkasnya. (rhm/rus)



×


Bubarkan TP2D, Bentuk Tim Enam

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar