MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar Mohammad Ramdham Pomanto bersama dengan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah telah menyetujui satu nama untuk posisi sekretaris kota (sekkot) definitif. Dia adalah Muh Ansar yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar.
“Hasilnya hari ini (kemarin) sudah ada. Pak Gubernur sudah menyurat ke Kemendagri. Kami sepakat untuk nama Pak Anshar,” kata wali kota, Selasa (15/1).
Orang nomor satu Makassar yang akrab disapa Danny itu menjelaskan, surat yang diajukan gubernur ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait waktu pelantikan. Walaupun belum tahu kapan jadwal pastinya, namun Danny berharap bisa dilaksanakan 17 Januari besok.
“Surat yang diajukan itu persetujuan dari Kemendagri untuk pelantikan dan nama yang disetuju Pak Anshar, pelantikannya kita berharap 17 Januari,” ucapnya.
Menurut Danny, jika pelantikan belum dilaksanakan besok, dirinya sudah menunjuk pelaksana harian (plh) sekkot. Posisi tersebut nantinya tetap dijabat Plt Sekkot Naisyah Tun Azikin. Naisyah sendiri akan mengakhiri masa jabatan selaku plt sekkot pada 17 Januari esok.
“Kalau tertunda, berarti ada pelaksana harian. Saya sudah tunjuk plt kembali menjabat lagi sekda,” ungkap Danny.
Dalam penilaian Danny, selama ini Naisyah Tun Azikin merupakan salah satu yang terbaik selama masa jabatannya selaku plt sekkot. Banyak hal yang dilakukan dan dicontohkannya, walaupun dirinya perempuan. Seperti, sebut Naisyah berhasil melakukan relokasi terhadap ribuan pedagang dengan sukarela. Bagi Danny, hal itu tak lepas dari sentuhan Naisyah.
“Cuma sayangnya, beliau (Naisyah Tun Azikin) umurnya sudah lewat dalam proses lelang jabatan sekda. Dengan sangat menyesal sebenarnya karena beliau tidak masuk dalam proses itu,” tandas Danny.
Lelang Eselon II
Pada hari Selasa (15/1), Danny telah memerintahkan untuk lelang eselon II SKPD. Hal tersebut menyusul telah adanya surat dari KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) mengenai proses ini. Penyampaian ke gubernur juga sudah dilakukan. Tinggal menunggu pelaksanaannya.
“Hari ini (kemarin) saya sudah perintahkan untuk dibuka lelang, tapi belum diumumkan. Surat dari KSN sudah oke. Penyampaian ke gubernur juga sudah,” katanya.
Kepala BKD Kota Makassar Andi Siswanta Attas, mengakui dirinya sudah mendapat perintah dari wali kota terkait lelang ini. Namun dirinya baru akan mengumumkannya satu atau dua hari ke depan.
“Satu atau dua hari ke depan kita umumkan. 14 jabatan lowong akan kita ajukan ke KASN,” katanya.
Disebutkannya, untuk pengumuman lelang di SKPD ini memerlukan waktu 15 hari sebelum dilakukan assessment oleh panitia seleksi. Pansel terdiri dari KASN, Kemenpan-RB dan internal Pemkot Makassar.
Menurut Siswanta, siapapun pejabat yang memenuhi syarat bisa mengikuti lelang SKPD ini. Termasuk pejabat dari luar Pemkot Makassar.
“Kalau dari luar, yang penting ada restu dari kepala daerah dan memenuhi syarat. Karena ini kan lelang terbuka,” ucapnya. (nug/rus)

