pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Warga Kampung Capoa Tewas Ditikam

MAKASSAR, BKM — Rabu dini hari (17/1) pukul 02.15 Wita. Sebagian besar warga RT II/RW VI Kampung Capoa, Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo telah lelap dalam tidur.
Di tengah suasana sunyi itu, tiba-tiba terdengar suara gaduh dari sebuah rumah. Seorang pria berteriak meminta tolong. Sejumlah tetangga kemudian terbangun. Dalam waktu sekejap sudah banyak warga yang berkumpul di depan Masjid Annur.
Setelah ditelusuri, suara minta tolong tersebut adalah Abdullah. Pria usia 35 tahun ini terkapar bersimbah darah di jalan lorong. Ia menemui ajal usai dibantai seorang lelaki bernama Syahril.
Tak lama berselang, tim khusus Polsek Tallo tiba di lokasi kejadian. Jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangakra guna diotopsi. Sejumlah petugas kepolisian lainnya mengumpulkan keterangan saksi-saksi.
Amin, seorang saksi yang juga keluarga korban Abdullah mengaku tidak tahu menahu apa penyebab peristiwa berdarah itu. ”Tidak tahu juga apa masalahnya sampai dibunuh,” ujar Amin, kemarin.
Ia hanya mengetahui kalau peristiwa tersebut pada dini hari. Amin bersama warga lainnya terbangun saat mendengar keributan. Saat berada di rumah korban, dia sudah tak bernyawa dengan luka tikaman di bagian perut.
Menurut Amin, korban tinggal di sebuah kos-kosan bersama istri dan tiga anaknya. Korban sehari-harinya berprofesi sebagai nelayan. Dari RS Bhayangkara, jenazah almarhum kemudian disemayamkan di rumah orang tuanya Jalan Barukang 2.
Kapolsek Tallo Kompol Amrin AT yang dikonfirmasi, membenarkan insiden berdarah yang terjadi di wilayahnya. Kata dia, korban Abdullah tewas setelah ditikam oleh Syahril
“Kita sudah amankan pelakunya. Motifnya masih kami dalami. Lokasi kejadian kita sterilkan terlebih dahulu. Khususnya terhadap keluarga korban dan pelaku. Mereka diminta untuk tidak terprovokasi. Kasusnya sudah dalam penanganan kami,” ujar Kompol Amrin.
Seorang tetangga korban bernama Adi, mengatakan sebelum kejadian pelaku terdengar berteriak-teriak di depan rumah korban. Diduga ia dalam pengaruh minuman keras.
Merasa tertantang, korban kemudian keluar menemui pelaku. Namun nahas, ia langsung diserang dengan menggunakan senjata tajam. Tikaman badik mengenai perutnya hingga membuatnya mengembuskan nafas terakhir.
Saat kejadian, menurut Adi, sempat terjadi kejar-kejaran antara pelaku dan korban. Hanya saja, Abdullah terluka akibat ditikam. Masih mengenakan celana jins panjang dan baju kaus, tubuh Abdullah ditemukan tengkurap di atas paving block. (ish/rus)



×


Warga Kampung Capoa Tewas Ditikam

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar