KEPEDULIAN terhadap kaum papa terus ditunjukkan jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel. Satu persatu mereka yang hidupnya berada di bawah garis kemiskinan disentuhnya dengan bantuan. Seperti yang dilakukan, Jumat (18/1).
BEBERAPA personel kepolisian berseragam lengkap bergerak mengendarai mobil. Mereka mengawalinya dari kantornya di Direktorat Lalulintas (Dirlantas) Polda Sulsel di Jalan AP Petta Rani. Menuju Jalan Alauddin, hingga Jalan Metro Tanjung Bunga.
Di pinggir jalan yang tak jauh dari pintu masuk permandian Tanjung Bayang, mobil kemudian berhenti. Polisi wanita (polwan) turun dari mobil. Mendekati seorang wanita perempuan tua yang mengenakan rompi berwarna orange dari Dinas Kebersihan Kota Makassar. Nenek itu tengah menunaikan tugasnya menyapu jalan.
Polwan bernama Hj Tridini berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) didampingi Kompol Cicilia yang pertama kali mendatangi nenek tersebut. Melihat kondisinya yang sudah capek, keduanya lalu membantu sang nenek ke tepi jalan. Ada rasa terkejut yang melingkupinya.
Tidak lama berselang, dari mobil patroli polisi keluar personel lalulintas lainnya. Kali ini ada yang membawa karung berisi beras. Ada pula dua kardus berisi mie instant, serta rak berisi telur. Bantuan itu lalu diserahkan ke sang nenek.
Ia tak mampu menyembunyikan rasa terharunya. Matanya juga berkaca-kaca. Sesekali mengusap air matanya, lantaran tidak pernah menyangka mendapat keberuntungan secara mendadak.
”Saya kaget ada polisi datangika. Juga membantu ke tepi jalan. Setelah itu memberi bantuan lagi. Terima kasih banyak,” ujarnya.
Nenek berusia 60 tahun ini bernama Sitti Daeng Nurung. Ia tinggal tak jauh dari tempatnya menyapu jalan.
”Kalau rumahku tidak jauh dari sini. Itu di sana,” katanya sambil menunjuk sebuah rumah yang nyaris rubuh.
Perwira polwan yang melihat kediaman Daeng Nurung, langsung terketuk hatinya. AKBP Hj Tridini langsung memeluk sang nenek, dan menyampaikan rencananya untuk membantu memperbaiki rumah Nurung suatu hari kelak.
Usai menyerahkan bantuan untuk Daeng Nurung, personel Ditlantas Polda Sulsel bergerak memasuki kawasan Gontang di wilayah Kecamatan Tamalate. Di sini mobil kemudian diberhentikan.
Kedua perwira polwan itu bersama beberapa personel lainnya menyambangi beberapa hunian warga yang terbuat dari kayu. Rumah panggung ukuran 3×4 meter itu kondisinya tampak miris. Di bagian kolong rumah tampak air menggenang.
Kehadiran polisi tersebut mengundang perhatian warga sekitar. Mereka pun langsung berkerumun.
Di tempat ini bantuan kembali disalurkan. Alangkah gembiranya mereka mendapat kunjungan seperti ini. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, warga langsung berswafoto bersama petugas yang memberinya sembako.
Direktur Dirlantas Polda Sulsel Kombes Pol Agus Wijayanto mengatakan, pemberian bantuan sembako ini dilakukan oleh jajarannya. Merupakan program Kapolda Sulsel Irjen Pol mar Septono untuk secara langsung menyentuh warga kurang mampu.
“Ini adalah program Pak Kapolda untuk mengajak kami saling berbagi kepada sesama. Bantuan yang diberikan berupa sembako. Kami jalankan dua kali dalam sepekan. Dana yang dipakai untuk membeli sembako berasal dari gerakan Rp1.000 yang dikumpulkan dari personel kami. Setelah sepekan dibuka. Penyaluran bantuan dilakukan di lokasi berbeda-beda,” terang Kombes Agus, kemarin. (ish/rus)

