pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Rp14 M Dana Pembangunan dan Lima Proyek

GUBERNUR Sulawesi Selatan (Sulsel) HM Nurdin Abdullah menghadiri peringatan hari jadi Kabupaten Sidrap ke-675. Acara dipusatkan di halaman kantor bupati dan gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (18/2).

Nurdin Abdullah terlihat mengenakan pakaian adat Bugis jas tutu warna hijau, dilengkapi dengan songko’ pamiri. Sedang sang istri memakai baju bodo serba hijau.
Bupati Sidrap H Dollah Mando juga mengenakan pakaian adat warna hijau. Sementara Wabup H Mahmud Yusuf memakai pakaian adat baju warna biru.
Kedatangan orang nomor satu di pemerintahan Sulsel ini disambut tarian kreasi dan pengalungan sarung sutra, atau biasa disebut lipa sabbe dalam bahasa Bugis. Ini menandakan kalau yang disambut adalah tamu kehormatan.
Dalam acara ini, Nurdin Abdullah menyerahkan dana pembangunan ke Pemkab Sidrap sebesar Rp14 miliar. Selain itu, juga diserahkan satu unit mobil ambulance.
Usai penyerahan itu, NA langsung meresmikan lima proyek senilai miliaran rupiah. Proyek yang diresmikan itu antara lain gedung RKB, ruang kelas, jamban, dan sanitasi UPT SNF-SKB Sidrap, Puskesmas Baranti, serta kantor UPTD Pendapatan Samsat Sidrap.
Kemudian peningkatan jaringan irigasi Bampa-bampae, Kecamatan Pitu Riawa. Pembangunan gedung perawatan rawat inap kelas I, II dan III RS Nene’ Mallomo.
Nurdin Abdullah berjanji akan membantu Sidrap dalam peningkatan pembangunan lima tahun ke depan.
“Sidrap memiliki APBD Rp1,2 triliun. Sedangan Provinsi Sulsel Rp10 triliun. Insyaallah kita akan bersama-sama membangun Sidrap lima tahun ke depan, dan Sulsel pada umumnya,” ucapnya.
Dikatakannya, bahwa pembangunan di Sulsel saat ini hampir semua sudah merata hingga ke desa-desa terpencil. Menurutnya, desa-desa sudah semakin sejahtera dan mandiri. Masyarakat semakin berdaya. Infrastruktur desa semakin maju, dan perangkat desa semakin terpacu.
“Kita patut bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah pusat yang telah menjadikan desa sebagai fokus pertumbuhan ekonomi kerakyatan,” ujarnya.
Hingga saat ini, kata dia, alokasi dana desa telah mencapai Rp297 triliun, dengan rata-rata desa mendapatkan Rp1,3 miliar.
“Dengan dana tersebut, Alhamdulillah kita telah mampu membangun jalan desa, pasar desa, irigasi tani, hingga polindes,” tandasnya.
Bupati Sidrap H Dollah Mando mengatakan, saat ini di pemerintahan yang dipimpinnya memiliki program penguatan kapasitas birokrasi pemerintahan kecamatan, kelurahan, dan desa.
Program penguatan atau pembinaan keagamaan dan pelestarian budaya lokal adalah visi, misi dan keseluruhan dari program-program tersebut. “Nantinya akan dimuat dalam RPJMD Kabupaten Sidrap 2019-2023,” kata Dollah.
Dihadapan gubernur dan seluruh tamu undangan, Dollah Mando memberikan gambaran kondisi ekonomi makro daerah, serta ringkasan penjabaran APBD 2019.
Dikatakannya, bahwa Sidrap terdiri dari 11 kecamatan 68 desa dan 38 kelurahan dengan luas wilayah 189.808,70 km2, serta memiliki jumlah penduduk 296.123 jiwa.
Selama 5 tahun terakhir 2013 hingga 2017, struktur perekonomian daerah didominasi oleh lima kategori lapangan usaha. Yakni pertanian, kehutanandan perikanan atau peternakan, konstruksi, industri pengolahan, perdagangan besar dan pengeceran, perbengkelan (reparasi mobil dan motor), serta pertambangan dan penggalian.
Kontribusi terbesar terhadap PDRB tahun 2017 berdasarkan harga berlaku, yakni dari sektor pertanian, kehutanan dan perikanan mencapai Rp4,12 triliun atau 34,46 persen.
Pertumbuhan ekonomi atau PDB perkapita mencapai 7,11 persen atau Rp40 juta lebih. Meningkat dibanding tahun 2015 Rp32 juta lebih.
Kemudian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 69,84 persen mengalami peningkatan secara signifikan dibanding tahun 2015 Yakni 69,00 persen. Angka kemiskinan mengalami penurunan.
Dollah Mando juga menjelaskan, bahwa APBD 2019 mengalami penurunan. Hal Ini terjadi karena asumsi pendapatan tahun 2018 yang tidak mencapai target, yakni dianggarkan sebesar Rp1,6 triliun hanya terealisasi sebesar Rp1,1 triliun lebih atau 72 persen. (ady/rus/b)



×


Rp14 M Dana Pembangunan dan Lima Proyek

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar