pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Caleg Senayan Mulai Mengerucut

MAKASSAR, BKM — Pemilu legislatif (pileg) 17 April sisa 43 hari lagi. Dengan kian dekatnya waktu, gambaran siapa saja calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang berpeluang lolos ke Senayan kini semakin mengerucut.
Dari tiga daerah pemilihan (dapil) yang ada, ada 39 nama caleg yang diunggulkan berdasarkan hasil survei dan pemetaan sejumlah lembaga.
Dapil Sulsel I yang meliputi Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan Kepulauan Selayar terdapat 10 nama. Mereka masing-masing mantan legislator PAN dua periode Indira Chunda Tita Syahrul dari Partai Nasdem.
Sang petahana Dr Azikin Sholtan dari Partai Gerindra. Aliyah Mustika, petahana dari Demokrat. Hamka B Kady juga petahana dari Partai Golkar. Serta HM Amir Uskara, sang petahana dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Nama lain adalah Indira Yusuf Ismail dari Perindo, yang juga istri Wali kota Makassar Ramdhan Pomanto. Petahana Andi Ridwan Wittiri dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ashabul Kahfi dari Partai Amanat Nasional (PAN). Ariady Arsal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Serta Rahman Halid dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Meski diunggulkan, namun caleg tersebut tidak mustahil disalip oleh caleg lain dari internalnya masing-masing. Di Nasdem ada Hj Tenri Olle Yasin Limpo. Di Gerindra ada Andi Idris Manggabarani. Di Demokrat juga ada H Bahar Ngitung.
Sementara di Golkar juga ada Hoist Bachtiar. Di Perindo ada DR Rahmansyah, serta di PAN ada Irwan Zulfikar Ilyas Mattewakkang.
Tak hanya itu, partai pengusung restorasi, yakni Nasdem juga berpeluang meloloskan dua kadernya ke Senayan. Hj Tenri Olle sangat berpeluang lolos bersama Tita Syahrul.
Dari Dapil Sulsel II yang meliputi Kabupaten Bulukumba, Sinjai, Bone, Soppeng, Wajo, Parepare, Barru, Pangkep, dan Maros terdapat 10 nama caleg yang diunggulkan.
Masing-masing anggota DPR RI dua periode Andi Rio Padjalangi dari Partai Golkar,. Anggota DPD RI tiga periode Abd Aziz Qahhar Mudzakkar dari PAN. Mantan Gubernur Sulsel dua periode Syahrul Yasin Limpo dari Nasdem. Dan mantan Bupati Sinjai dua periode Andi Rudianto Asapa dari Partai Gerindra.
Selanjutnya, Ketua DPW PPP Sulsel HM Aras. Politisi Demokrat yang juga sang petahana Nasyit Umar, dan mantan politisi Golkar yang maju lewat PDIP Andi Yagkin Padjalangi.
Meski begitu, mereka tersebut masih berpeluang untuk terkejar. Rudianto Asapa masih berpeluang disalip oleh petahana Andi Iwan Darmawan Aras. HM Aras juga berpeluang dilampaui oleh H Askar HL, Andi Mariattang dan Andi Yuslim Patawari.
Petahana Nasyit Umar juga rawan dikejar oleh Satriya Madjid dan Andi Irwan Patawari. Adapun Andi Yagkin masih berpotensi dikalahkan oleh sang petahana Syamsu Niang.
Nama lainnya yang diunggulkan yakni Akbar Faisal dari Partai Nasdem. Syamsul Bachri dari Golkar, serta Andi Jamarro Dulung dari PKB.
Manakala Nasdem atau Golkar gagal mengontrol dua kursi dari dapil Sulsel II, maka peluang caleg PKB dan PKS untuk meraih kursi terakhir sangat terbuka. “Peluang PKS tetap ada, sepanjang tak ada partai yang mendominasi perolehan kursi,” ujar legislator PKS Sulsel Baso Syamsu Risal di DPRD Sulsel, Senin (4/3).
Untuk dapil Sulsel III yang meliputi Kabupaten Sidrap, Pinrang, Enrekang, Tana Toraja, Toraja Utara, Palopo, Luwu, Luwu Timur dan Luwu Utara, sedikitnya sembilan caleg yang masuk nominasi elektoral teratas.
Mereka adalah Rusdi Masse dari Nasdem. La Tinro La Tunrung dari Gerindra. Andi Timo Pangerang dari Demokrat. Andi Fauziah Pujiwatie Hatta dari Golkar, dan Amran dari PAN.
Empat nama lainnya yakni Sarce Bandaso dari PDIP. Abubakar Wasahua dari PPP. Luthfy A Mutti dari Nasdem, serta suami Bupati Luwu Utara, Muhammaf Fauzi dari Golkar .
Dari nama-nama itu, caleg Demokrat masih rawan direbut kembali oleh petahana Bahrun Daido dan mantan Bupati Toraja Utara Frederik Batti Sorring. Sementara caleg Gerindra La Tinro La Tunrung juga rawan disalip oleh petahana dr Felicitas Tallulembang, dan mantan Wakil Gubernur Sulsel dua periode Agus Arifin Nu’mang.
Dari PAN, poisis Amran juga belum aman. Ada Andi Jamaluddin Djafar, Buhari Kahar Mudzakkar, dan Mitra Fachruddin Muslimin Bando juga mengincar posisinya di Senayan.
Tak hanya itu, posisi PPP cukup rawan di dapil Sulsel III. Bila Golkar dan Nasdem berhasil meraih dua kursi, maka harapan PPP untuk medapatkannya pupus susdah.
Apalagi, dari data yang dikumpulkan koran ini, caleg PKB, PKS, dan PSI juga mengincar posisi kursi terakhir.
“Posisi tersebut masih bisa berubah. Bergantung kerja-kerja setiap caleg 43 hari ke depan,” ujar Muh Whiliadi Mansur dari Sentra Strategi Indonesia (SSI), Senin (4/3).
Suwadi Idris Amir dari Indeks Politika Indonesia (IPI) mengungkapkan, posisi Azikin Solthan dibayangi oleh Andi Idris Manggabarani. “Untuk internal PPP, posisi Amir Uskara unggul jauh,” ujarnya, kemarin.
Menurut Suwadi, internal Nasdem, antara Tita dan Tenri Olle bersaing. Di Golkar, Hamka dan Hoist juga bersaing.
“Demokrat Aliyah Mustika, Bahar Ngitung dan Jamaluddin Rustam yang bersaing. Sementara PAN antara Ashabul Kahfi, Muktar Tompo, dan Irwan,” sebut Suwadi.
Di dapil Sulsel II, Suwadi mengungkapkan bila empat nama dari Golkar bersaing. Yakni Andi Rio, Syamsul bachri, Muh Yasir, dan Supriansah. Rudianto Asapa bersaing dengan Iwan Darmawan di Gerindra, serta SYL dan Akbar Faisal bersaing di Nasdem.
Untuk PAN, Aziz Qahhar juga dibayang-bayangi oleh Hj Suhartina Bohari. “Kursi terakhir bisa diperebutkan oleh PKB, PKS, dan Perindo,” jelas Suwadi. (rif/rus)



×


Caleg Senayan Mulai Mengerucut

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar