MAKASSAR, BKM — Hari menjelang pagi, Kamis (21/3). Jarum jam menunjuk pukul 05.30 Wita. Warga kompleks Perumahan Graha Alauddin Jalan Sultan Alauddin, Makassar gaduh.
Terdengar suara ramai dari salah satu ruas jalan di kompleks tersebut. Mereka lalu ramai-ramai berdatangan ke titik lokasi.
Sebuah mobil Toyota Agya warna putih bernomor polisi DD 237 AS menjadi fokus. Kendaraan tersebut terparkir di depan sebuah rumah kos eksklusif di kompleks ini. Di bagian atap dan kap tampak dua sosok manusia. Semuanya perempuan.
Yang di atap mobil mengenakan baju kaus warna abu-abu. Dipadu celana pendek warna hitam. Posisinya telungkup.
Sementara wanita yang satunya memakai baju kaus hitam. Bercelana panjang jeans warna biru. Tubuhnya dalam posisi menyampung ke kanan di atas kap depan mobil menghadap ke kaca.
Mengetahui ada ribut-ribut di depan rumah kos, penghuninya pun langsung keluar. Alangkah kagetnya mereka setelah menyaksikan dua orang wanita dalam keadaan tak sadarkan diri berada di atas atap serta kap mobil. Penghuni kos lain yang berada di lantai tiga tampak mengabadikan gambar peristiwa tersebut.
Warga selanjutnya menghubungi petugas kepolisian. Tak lama berselang petugas Polsek Tamalate tiba di lokasi. Dipimpin Kapolsek Kompol Arifuddin.
Dua wanita yang kritis itu kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara guna mendapatkan perawatan. Sejumlah petugas kepolisian mengumpulkan keterangan dari saksi di lokasi.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tamalate Kompol Arifuddin, mengatakan bahwa dari hasil penyelidikan yang dilakukan petugas, diperoleh identitas kedua korban. Masing-masing Hana, berusia 19 tahun. Beralamat di Jalan Kijang. Serta Sarah, usia 19 tahun. Warga Jalan Serigala.
Hanya saja, perwira satu bunga melati di pundaknya itu mengaku belum bisa menyimpulkan penyebab kedua wanita tersebut jatuh dari lantai tiga kamar kosnya dan menimpa bagian atap mobil.
Informasi yang diperoleh, kedua perempuan yang masih muda itu terlibat cekcok hingga berujung adu jotos. Hingga akhirnya mereka terjatuh dari jendela kamar kos.
”Kondisi keduanya belum sadarkan diri. Untung jatuhnya menimpa mobil. Tidak langsung ke paving blok jalanan. Andai di jalan jatuhnya, kemungkinan korban meninggal. Untuk saat ini belum diambil keterangannya, karena kondisinya masih kritis,” jelas Kompol Arifuddin.
Dari informasi yang diterima kapolsek, disebutkan bahwa pada pukul 03.00 Wita, korban Hana melapor ke penjaga kos karena lampu di kamarnya padam. Setelah itu ia kembali ke kamarnya.
Entah kenapa, tiba-tiba saja Hana terlibat cekcok dengan Sarah di belakangan kamar 303. Kuat dugaan, pertengkaran dipicu masalah laki-laki. Ketika itulah keduanya terjatuh dan mengenai atap mobil.
Akibat kejadian tersebut, mobil milik seorang guru honorer sebuah SMK swasta di Makassar ini mengalami kerusakan pada bagian atapnya.
Dari pantauan BKM di Rumah Sakit Bhayangkara, baik Hana maupun Sarah masih dalam perawatan intensif di ruang Unit Gawat Darurat (UGD).
Salah seorang kerabat Hana tampak tengah berada di RS. Saat dimintai keterangannya, ia mengaku tidak tahu menahu peristiwa tersebut. Sebaliknya, terkejut setelah mengetahui keduanya terlibat pertengkaran hingga peristiwa nahas menimpanya.
”Terus terang saya heran keduanya cekcok. Karena setahu saya mereka itu sahabat. Kami dari keluarga Hana bahkan sudah mengaggap Sarah itu keluarga kami sendiri. Apalagi Sarah sering datang ke rumah bersama Hana,” terangnya.
Wanita yang tak ingin disebutkan identitasnya itu, juga heran mengapa sampai Hana kos-kosan di luar. Karena biasanya hanya di rumah.
”Hana ini keponakanku. Dia orangnya tidak mau dilarang. Kami juga tidak tahu aktifitasnya di luar,” imbuhnya. (ish/rus)
Dua Cewek Jatuh dan Menimpa Mobil
×

