pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Disbudpar Janji Promosikan Pentas

PELAKSANA Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulsel Muh Firdha, mengakui jika pertunjukan dan aktifitas teater saat ini semakin menurun.
Dia mengatakan, berdasarkan laporan yang masuk, jumlah grup teater saat ini yang masih eksis secara profesional hanya bisa dihitung dengan jari.
“Jika pada tahun 80-an terdapat sekitar 70 kelompok atau grup teater, sekarang tinggal lima hingga tujuh saja,” kata Firdha, Minggu (24/3).
Dia mengemukakan, untuk menggairahkan pentas-pentas teater yang saat ini semakin meredup, butuh perhatian berbagai pihak.
Firdha mengaku sudah mengumpulkan sekitar sembilan budayawan dan seniman untuk membicarakan persoalan tersebut. Beberapa di antaranya adalah Syahrial Tato, Alwi Rahman, Yudhistira Sukatanya, dan yang lainnya.
Salah satu yang dibicarakan, kata Firdha, bagaimana mengelola gedung kesenian secara profesional dan menjadikan sebagai tempat yang representatif untuk menikmati pentas teater. Tidak seperti sekarang. Topik lain yang dibicarakan adalah mencari bentuk atau agenda pentas yang menarik.
Namun dia menyadari, untuk mewujudkan rencana itu, butuh perhatian berbagai pihak. “Memang berat. Beri waktu kepada saya untuk melaporkan persoalan ini kepada Bapak Gubernur,” imbuhnya.
Dia menambahkan, ke depan, pemerintah melalui Disbudpar juga akan lebih proaktif membantu dalam mempromosikan event atau pentas-pentas teater yang akan tampil. Promosi tentu harus dikemas dengan menarik dan atraktif. “Ini kita harus bantu mempromosikannya,” ungkap Firdha.
Dia mencontohkan, bagaimana industri perfilman bisa maju, karena promosinya sangat menarik. Apalagi sekarang sudah ada digital market.
Ke depan, lanjut dia, pihaknya akan bersinergi dengan kabupaten/kota guna memberi kesempatan kepada budayawan dan seniman teater di daerah untuk pentas di Makassar.
Pihaknya akan menyiapkan ruang untuk berekspresi. Ada beberapa lokasi pentas yang akan disiapkan. Selain Gedung Kesenian di Jalan Ahmad Yani. Juga di Monumen Mandala serta Gedung Mulo.
“Ini lagi kita mau bahas dengan staf. Yang pasti, kami mau menghidupkan kembali pentas-pentas teater ini,” kata dia.
Sebenarnya, tambah dia, pentas-pentas teater tidak sepenuhnya mati. Gairah anak muda untuk melakoni seni peran tersebut jauh lebih hidup di kampus-kampus. Beberapa teater kampus cukup terkenal. Mulai dari UIN, UNM, Unhas, hingga kampus-kampus swasta di daerah ini. (rhm/rus)



×


Disbudpar Janji Promosikan Pentas

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar