pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

23 Menit Dijenguk, Wahyu Hanya Peluk Istri

GOWA, BKM — Wahyu Jayadi akhirnya dijenguk oleh istrinya di Mapolres Gowa, Rabu (3/4). Sang istri bernama Ifa datang bersama dua orang anaknya, dua orang saudaranya, serta kuasa hukumnya Addullah Dinasty Syafril.
Ini pertama kalinya Ifa menemui suaminya, yang menjadi tersangka pembunuhan Sitti Zulaeha Djafar, seorang aparatur sipil negara (ASN) Universitas Negeri Makassar (UNM). Peristiwa tragis itu berlangsung, Jumat (22/3).
Ifa dan kerabatnya tidak lama di kantor polisi. Hanya berkisar 23 menit. Ia tiba pukul 12.02 dan beranjak pulang pukul 12.25 Wita.
Kedatangan mereka nyaris luput dari pantauan media. Sejumlah wartawan yang tengah berada di rujab Kapolres Gowa mengikuti seremoni pemanfaatan kembali bangunan ini usai direnovasi, mendapat informasi bahwa istri Wahyu datang untuk menjenguk suaminya. Mereka pun langsung menuju ke ruang Tahti Polres Gowa.
Upaya untuk meminta komentar dari Ifa terkait kasus yang kini menjerat suaminya, tak bersedia berkomentar. Usai bertemu Wahyu di ruangan yang telah disiapkan petugas jaga tahti, Wahyu dan Ifa hanya berpelukan. Sejurus kemudian kemudian dia pun berlalu.
Adillah Dinasty Syafril, selaku hukum Ifa, mengatakan istri dan anak-anak Wahyu Jayadi masih syok berat atas kasus pembunuhan yang dilakukan oleh orang terdekatnya.
“Wahyu, istri, dan anaknya masih syok berat. Kunjungan istri Wahyu ini adalah yang pertama di ruang besuk. Mereka saling berpelukan. Setelah itu, mereka hanya saling tunduk tanpa mengeluarkan sepatah-kata pun diantara mereka. Anaknya pun demikian,” jelas Adillah kepada media di ruang tahti.
Saat datang, Ifa mengenakan busana atasan berwarna coklat dipadu celana panjang hitam, dan hijab hitam, serta berkacamata hitam. Ia mengenakan masker yang menutupi sebagian wajahnya.
Sementara saat dijenguk, Wahyu Jayadi berbaju kaos dan memakai peci putih dengan sebuah tasbih melingkar di lehernya. Selama mendekam di tahanan Polres Gowa, dosen bertitel doktor ini jarang bicara. Ia lebih memilih diam dan memperbanyak ibadah.
Tak satupun komentar diucapkan istri Wahyu saat media mencoba mengorek komentarnya terkait suaminya tersebut. Ifa kemudian meninggalkan ruang tahanan yang terletak di samping ruang SPKT. Selanjutnya menuju tempat parkir mobil yang ditumpanginya bersama keluarga dan kuasa hukumnya. Ifa naik di mobil Honda Fred warna hitam DD 1725 MH yang terparkir di samping kantor Bank Sulsel, depan Mapolres Gowa.
Terkait bakal pemeriksaan terhadap diri Ifa sebagai istri Wahyu Jayadi, pihak Polres Gowa menyatakan belum ada rencana tersebut. Hal itu dibenearkan Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan.
Diwawancara usai mengikuti acara di rujab kapolres Gowa, Mangatas menegaskan, penyidik belum punya agenda untuk meminta keterangan istri tersangka selaku saksi.
Sebelumnya, untuk pendalaman kasus tersebut, Polres Gowa memang masih mewacanakan pemanggilan istri Wahyu Jayadi sebagai saksi. Hal itu bertujuan untuk mengetahui lebih jauh soal sosok Wahyu dalam keseharian dan keluarganya.
“Penyidik belum merencanakan pemanggilan terhadap istri tersangka. Kami belum ke situ. Bergantung dari penyidik jika memang membutuhkan keterangan dari istri tersangka. Jika sudah ada penyampaian dari penyidik terkait pemanggilan itu, maka kita akan sampaikan,” kata AKP Mangatas Tambunan. (sar/rus)




×


23 Menit Dijenguk, Wahyu Hanya Peluk Istri

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar