MAKASSAR, BKM — Kabupaten Pangkep menjadi daerah pertama yang mendapatkan pendistribusian logistik dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan. Logistik pemilihan umum (pemilu) 2019 yang didistribusikan adalah jenis kotak suara dan surat suara.
Ketua KPU Sulsel Misna M Attas mengatakan, distribusi logistik pemilu yang dilakukan ini merupakan yang pertama. Pendistribusian perdana via laut menggunakan kapal. Fokus ditujukan ke pulau-pulau di Kabupaten Pangkep.
Sengaja, kata Misna, KPU Sulsel lebih awal distribusikan logistik pemilu agar semua wilayah di pulau-pulau dapat melakukan pemungutan suara, mengingat pendistribusian dilakukan melalui laut.
“Kami khawatir nantinya adanya wilayah yang tidak bisa melaksanakan pemungutan suara. Karena ini kan mereka (kapal) berjalan hari ini, dan besok pagi diperkirakan itu sudah tiba di pulau pertama. Jadi logistik sudah ada yang turun dan personel juga sudah ada yang turun menunggu hari pemungutan suara,” jelas Misna di area Pelabuhan Paotere dalam rangka pelepasan logistik pemilu, Senin (8/4).
Setiba di daerah kepulauan Kabupaten Pangkep, personel yang berada di kapal membawa logistik pemilu langsung bergegas menebar logistik. Kemudian melanjutkan distribusi ke pulau-pulau berikutnya yang ada TPS.
Terdapat sebanyak 475 kotak suara serta 110 ribu surat suara didistribusikan di dua kecamatan. Yaitu di Kecamatan Liukang Kalmas dan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep.
“Waktunya diperkirakan sembilan hari. Jadi nantinya balik setelah selesai pemungutan suara dilakukan. Kira-kira setengah bulan. Ada anggota KPU Sulsel yang ikut bersama staf juga. Mereka bertugas selama 15 hari di pulau,” tambahnya.
Misna berharap, pendistribusian logistik pemilu bisa lancar dan aman tanpa hambatan. Apalagi, KPU Sulsel termasuk yang pertama melakukan pendistribusian ke pulau-pulau. “Selayar dan Luwu Raya nanti tanggal 10 dilakukan,” ujarnya. (arf/rus)
Pulau di Pangkep Pertama Terima Logistik Pemilu
×

