MAKASSAR, BKM — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman memimpin rapat koordinasi (rakor) identifikasi barang kebutuhan pokok masyarakat menjelang Puasa dan Idul Fitri 1440 H/2019 M di Hotel Gammara, Rabu (10/4). Kegiatan ini dilaksanakan Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama Kementerian Perdagangan RI.
“Berdasarkan data Dinas Perdagangan Sulsel dan hasil koordinasi dari Dinas Perdagangan kabupaten/kota, harga kebutuhan pokok relatif stabil. Tidak ada indikasi atau kenaikan yang nantinya akan berdampak pada kebutuhan pokok menjelang puasa dan Idul Fitri 2019,” ucap Kadis Perdagangan Sulsel Hadi Basalamah.
Dinas Perdagangan Sulsel juga akan melaksanakan program untuk mendeteksi dini potensi hambatan dan mendukung proses distribusi ke kabupaten/kota.
Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menegaskan, meski saat ini kebutuhan pokok masih terkendali, namun semua pihak terkait harus tetap mengontrol perkembangan di lapangan.
“Bagaimana kita lihat situasi tetap kondusif. Yang terakhir, ini upaya kita untuk memberikan apresiasi bagi yang terlibat. Tentu ini langkah awal bagaimana mengontrol semua apa yang akan terjadi. Sampai selesai ramadan dan Idul Fitri,” jelasnya.
Menurut Sudirman, Gubernur Nurdin Abdullah telah mengeluarkan surat perintah kepada Dinas Perdagangan Sulsel untuk diteruskan ke dinas kabupaten/kota agar seluruh pelaporan bahan pokok dan stok dapat dilakukan melalui website.
“Laporan perkembangan harga ini paling lambat pukul 10. Kemudian kedua adalah untuk stok disampaikan setiap hari Selasa. Paling lambat juga pukul 10. Jadi, pemantauan harga tiap hari. Sedangkan untuk stok, satu kali dalam sepekan, yakni Selasa,” jelas Wagub.
Pemprov pun telah membentuk satgas yang terdiri dari instansi terkait, kepolisian dan TNI. Mereka akan bersinergi dan berkolaborasi dalam memantau perkembangan harga kebutuhan pokok.
Wakil Kepala Perum Bulog Divisi Regional Sulselbar Asmal mengatakan, saat ini sejumlah kebutuhan pokok yang berada di bawah penanganan Bulog seperti gula, beras, minyak goreng, dan daging beku, semua stoknya aman.
“Persediaan beras kita sampai 40 bulan ke depan. Kemudian sekarang masih panen. Peluang pengadaan untuk persediaan masih ada dan terbuka besar. Kemungkinan sampai akhir April akan bertambah bisa sampai 60 bulan. Jadi untuk beras tidak ada masalah,” ungkapnya.
Untuk stok gula tersedia 21 ribu ton, dan minyak goreng 60 ribu liter. Kedua kebutuhan pokok itu masih cukup memenuhi kebutuhan hingga Desember.
“Intinya, stok ramadan dan Idul Fitri aman. Harganya juga aman, karena sudah ada HET. Harga beras saat ini di kisaran Rp8.500 hingga Rp9.450 per kilogram,” terangnya.
Guna mengantisipasi harga naik, Bulog sudah mempersiapkan agenda operasi pasar dan menggelar pasar murah.
I Ketut Permadi, Retail Fuel Marketing Region Manager Pertamina MOR VIII menjelaskan, untuk pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji, aman hingga 18 hari. Pasokan selanjutnya saat ini terus disiapkan secara berkesinambungan.
Pihaknya terus memantau monitoring harga BBM dan elpiji yang berkembang di pasaran. Jika ada yang terdeteksi melakukan permainan harga, pihaknya akan menurunkan satgas yang dibentuk untuk mengatasi persoalan itu.
“Kalau ada yang melanggar, kami tidak segan-segan memberi sanksi,” tandasnya.
Inspektur I Inspektur Jenderal (Itjen) Kemendag Ida Rustini menjelaskan, Kemendag telah menyiapkan empat langkah strategis tahun ini. Pertama, melalui penguatan regulasi yaitu pendaftaran pelaku usaha bapok, harga acuan dan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras, daging ayam, telur, minyak goreng, dan gula pasir; penataan dan pembinaan gudang; serta perdagangan antarpulau.
Kedua, melalui penatalaksanaan. Yaitu melakukan rakor dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan pelaku usaha, fasilitasi dengan BUMN dan pelaku usaha, serta penugasan khusus Bulog. Langkah ketiga, melalui pemantauan dan pengawasan yang dilakukan oleh eselon I Kementerian Perdagangan beserta jajarannya, bersama dengan Satgas Pangan di seluruh wilayah Indonesia untuk memastikan ketersediaan pasokan, stabilisasi harga. Termasuk menjamin pendistribusian bahan pokok. Keempat, melalui upaya khusus, yaitu penetrasi pasar ke pasar rakyat dan toko swalayan. (rhm/rus)
Wagub Jamin Sembako Aman Jelang Ramadan Hingga Lebaran
×

