pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Enam Poin Sikap Pimpinan PTN-PTS

MAKASSAR, BKM — Rektor dan pimpinan perguruan tinggi se-Sulawesi Selatan mengeluarkan enam poin sikap menjelang pengumuman hasil pemilihan presiden (pilpres) 22 Mei besok. Sebanyak 30 petinggi kampus menggelar pertemuan silaturahmi di kampus Universitas Hasanuddin, Senin (20/5).
Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu selaku tuan rumah, menyatakan seluruh pimpinan perguruan tinggi yang hadir berkomitmen terhadap pentingnya untuk terus menjaga persatuan dan bangsa. Semua demi menjaga keutuhan negara.
”Hari ini kami atas nama rektor dan pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta dan LLDikti IX mengeluarkan imbauan dalam menyikapi situasi politik saat ini. Tujuan kami ingin memberikan semangat persatuan dan kesatuan untuk semua elemen bangsa,” ujar Prof Dwia usai pertemuan di Rektorat Unhas.
Poin pertama dari imbauan itu, yakni Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur adalah cita-cita bersama bangsa Indonesia.
Kedua, menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, yang disertai semangat persaudaraan merupakan syarat mutlak dalam mewujudkan kedaulatan, keadilan dan kemakmuran bangsa di tengah kemajemukan.
Ketiga, perbedaan pendapat dan sikap politik harus disikapi secara wajar selama bersifat rasional dan proporsional, serta berada dalam koridor negara hukum berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Keempat, saatnya menunjukkan kepada dunia internasional bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang kuat, bangsa yang besar dan bangsa pemimpin. Pengalaman dalam berbhinneka tunggal ika, dalam bertoleransi, serta dalam membangun persatuan dan kebersamaan adalah bukti nyata yang diakui dunia.
Kelima, masa depan bangsa dapat dicapai jika seluruh anak bangsa menyatukan hati, pikiran dan tenaga untuk persatuan dan persaudaraan, serta mengamalkan jati diri sebagai bangsa yang santun, berjiwa gotong-royong dan toleran.
Keenam, dengan energi kebersamaan‚ dan upaya terus memperkokoh kekuatan kolektif bangsa, serta menghindari menghabiskan energi dalam perselisihan dan perpecahan, maka bangsa Indonesia akan percaya diri, berani bersaing, dan berprestasi dalam persaingan dunia yang semakin terbuka dan kompetitif.
“Insan kampus di Sulsel akan mengedepankan persatuan dan kesatuan dalam mempertahankan NKRI. Bahkan seluruh elemen mahasiswa juga menolak adanya bentuk kekerasan politik,” ujar Prof Dwia lagi.
Forum pimpinan perguruan tinggi Makassar juga menghimbau kepada seluruh elemen Bangsa Indonesia untuk senantiasa menjaga perdamaian, mengedepankan persatuan dan persaudaraan, bersikap saling menghargai terhadap adanya perbedaan, serta selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau kelompok.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) IX Sulawesi Prof Jasruddin menegaskan, forum pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta se-Sulawesi telah bersepakati bahwa dalam pengumuman hasil pilpres nantinya, antisipasi bisa dilakukan dengan pernyataan sikap dari kampus agar tidak timbul hoax.
“Untuk mengantisipasi adanya hoax, maka unsur pimpinan PTN dan PTS se-Sulawesi berkumpul untuk memberikan masukan dan saling menghargai. Saya lihat ini ada dari kampus Gorontalo, Bone, Manado dan beberapa kampus lainnya. Mereka hadir memberikan pernyataan,” ujarnya.
“Adik-adik mahasiswa juga saya pikir sudah menolak adanya gerakan inkonstitusional. Pernyataan yang dibuat jelas sangat menghendaki adik mahasiswa komitmen tidak ada gangguan dari luar,” tambah Prof Jasruddin. (ita/rus)



×


Enam Poin Sikap Pimpinan PTN-PTS

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar