MAKASSAR, BKM– Komite Pusat Gerakan Demokrasi, Forum Komunikasi Nelayan Makassar, Komite Aktivis Makassar dan Gema LMP Sulsel menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Sulsel, Kamis (20/6) siang.
Kedatangan para elemen dan masyarakat nelayan ini untuk meminta agar reklamasi di Kecamatan Wajo Kota Makassar segera dihentikan.
Pasalnya, para nelayan ini menilai reklamasi untuk pembangunan megaproyek Makassar New Port ini memperlihatkan ketidakberpihakan pada masyarakat kecil utamanya nelayan.
“Hentikan reklamasi di Kecamatan Wajo. Bubarkan Pansus RZWP3K di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan,” tegas salah seorang orator saat menyampaikan aspirasi di gedunng DPRD Sulsel.
Ia menilai, semua regulasi yang dibuat pemerintah hanyak kedok untuk membius kesadaran masyarakat. Bahkan kata dia, rencana zonasi pesisir dan lulau pulau kecil (RZWP3K) tidak mampu menjadi penengah konflik antara sektor kegiatan.
“Kembalikan dermaga nelayan tradisional. Gubernur Sulsel harus menghentikan seluruh reklamasi yang ada di Sulsel. Reklamasi adalah pembunuh henerasi penerus bangsa,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sulsel, Saharuddin Alrif bersama legislator Partai Demokrat, Andi Januar Jauri Dharwis saat menerima para pendemo menegaskan, telah menerima tuntutan para nelayan dan akan dibicarakan di tingkat pimpinan.(rif)
Soal Reklamasi, Forum Nelayan Demo ke Dewan
×

