MAKASSAR, BKM — Pengembalian jabatan yang dilakukan oleh Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb, Jumat (26/7) lalu, membuat beberapa dinas mengalami kekosongan pucuk pimpinan. Kekosongan tersebut diisi langsung dengan pelaksana tugas (plt) usai pelantikan.
Namun ternyata, ada pejabat yang tidak menerima posisi tersebut. Yakni untuk jabatan sekretaris dewan (sekwan) dan kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKPAD). Keduanya memilih mengundurkan diri.
Sittiara Kinang yang ditunjuk menjabat plt kepala BPKAD, menegaskan bahwa dirinya tidak siap mengemban amanah tersebut. Alasannya, ia tidak memiliki kapasitas dalam mengatur keuangan dan aset daerah.
“Saya tidak punya kemampuan di bidang keuangan. Daripada amburadul, lebih baik saya fokus menjadi asisten,” kata Sittiara, Rabu (31/7).
Sementara yang ditunjuk Plt Sekwan Syamsul Syamsuddin, enggan berkomentar terkait dengan penolakan jabatan yang diamanahkan kepada dirinya. Hanya saja, berdasarkan surat pengunduran dirinya yang disodorkan ke sekretaris Kota Makassar, tertulis alasan Syamsul karena kondisi kesehatannya yang tidak mendukung.
Sekkot Makassar Muh Ansar menegaskan, sejauh ini dirinya baru menerima satu surat pengunduran diri, yakni plt sekwan. “Sementara ini saya baru menerima satu surat pengunduran diri, yaitu dari sekwan. Untuk penggantinya nanti, segera kita usulkan,” ungkap Ansar, kemarin.
Jabatan lainnya yang diisi oleh plt, di antaranya Dinas Pendidikan yang dijabat sementara oleh Staf Ahli Bidang I Abd Azis Hasan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dijabat sementara oleh Sekkot Muhammad Ansar.
Untuk Kepala Damkar dijabat sementara oleh Taufik Rahman. Kepala Dinas PPKB untuk sementara dijabat oleh Takdir Alim Bahri. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dipegang sementara oleh Andi Iskandar. (nug/rus/c)
Plt Sekwan dan Kepala BPKAD Mundur
×

