SEBANYAK 23 orang telah melapor ke Polres Sidrap terkait dugaan raibnya dana nasabah dari rekening Bank Mandiri. Mereka menjalani pemeriksaan secara maraton sejak Jumat (23/8).
Kepada polisi, korban mengaku kehilangan dananya di rekening Bank Mandiri Cabang Sidrap. Nilai tabungannya beragam. Antara Rp200 juta hingga Rp2 miliar.
“Untuk saat ini, kalau ditotal ada sekitar Rp20 miliar dana nasabah yang diduga raib. Jumlahnya masih bisa bertambah. Kita minta semua korban agar segera melapor,” ujar Kapolres Sidrap AKBP Budi Wahyono, kemarin.
Salah satu korban yang uangnya raib di rekening Bank Mandiri yaitu Gusnani, istri H Podda. Podda sendiri menabung di Bank Mandiri atas nama istrinya.
Gusnani mengatakan, hingga saat ini Rp2 miliar yang sudah dia tabung di Bank Mandiri beberapa tahun lalu melalui Rosni alias Rosani, itu saldonya sudah kosong. Itu ia ketahui saat hendak ingin mencairkannya.
“Ini yang saya tuntut. Kenapa saldo tabungan saya kosong. Sementara saya tak pernah melakukan transaksi. Apalagi menyuruh orang menarik uang saya. Sumpah,” ujarnya, diamini Podda.
Korban lainnya yang juga mengaku dananya raib yaitu Hasni. Warga Pangkajene, Sidrap itu mengatakan, saldo di rekeningnya mestinya masih ada sekitar Rp199 juta. Tetapi kenyataannya sudah kosong.
“Bukan hanya saya (dananya raib). Ada juga lainnya. Bahkan nilainya lebih besar,” cetusnya.
Budi menegaskan, khusus untuk kasus perbankan yang diduga melibatkan Andi Rachmat, akan ditangani Polda Sulsel. Sementara kasus yang menyeret Rosni dan Tommi, akan diproses penyidik Polres Sidrap.
Terkait kasus ini, aparat Polda Sulsel telah menyita barang bukti 52 kartu ATM. Sementara Rosni telah ditahan di Polres Sidrap untuk proses hukum selanjutnya. (ady/rus/c)
Sudah 23 Korban Melapor
×

