pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

NA Diminta Terbuka agar tak Jadi Fitnah

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) diminta secara terbuka mengungkapkan tudingannya jika ada anggota dewan, khususnya panitia khusus (Pansus) Hak Angket yang menerima uang besar dari seseorang guna memuluskan jalannya pansus hak angket.
NA juga diminta untuk terbuka soal tudingan adanya konsipirasi yang dimaksud. Hal ini perlu disampaikan agar masyarakat tidak semakin bingung.
“Sebab jika tidak bicara secara terbuka, maka kesannya nanti pernyataan tersebut merupakan fitnah,”ujar legislator Partai Golkar Sulsel HA Kadir Halid.
Menurut Kadir Halid yang juga ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sulsel ini sekarang Pansus Hak Angket telah selesai bekerja dan hasil kerjanya telah diserahkan pada rapat paripurna DPRD Sulsel beberapa hari lalu.
Dengan adanya laporan, ada berita acara pemeriksaan (BAP), maka dirinya bersama tim pansus lainnya telah menyerahkan kepimpinan dewan. “Saya sudah serahkan semua kepimpinan dewan. Tinggal Pimpinan dewan yang akan menindaklanjuti hasil pansus tersebut,”jelasnya.
Dijelaskan bila Fraksi Golkar tetap mendorong 7 poin, bukan 2 poin serta meminta agar pimpinan DPRD agar segera mengirim rekomendasi tersebut.
Tidak hanya itu, mantan Ketua Pansus Hak Angket ini juga sudah melaporkan sejumlah oknum ke Mapolda Sulsel dengan alasan telah menghinanya. Alasan dirinya melapor lantaran ada orang yang mengatakan dirinya dengan kalimat ‘binatang’ ketika melakukan orasi di depan gedung DPRD Provinsi Sulawesi Selatan baru- baru ini.
“Saya laporkan orang yang menghina saya dengan kalimat ‘binatang’. Yang penting orang yang saya laporkan adalah orang yang mengina saya. Ini merupakan ujaran kebencian,”ujar Kadir Halid, Selasa (27/8).
Menurutnya, ujaran kebencian tidak cocok di negara yang menjunjung hukum. Ketika didesak, siapa oknum yang dimaksud. Kadir Halid hanya menjelaskan bila yang melakukan aksi demo di depan gedung wakil rakyat.
“Yang kemarin orasi. Kan ada videonya. Baru itu dulu, siapa yang menghina, akan saya laporkan semua,”janji adik kandung HAM Nurdin Halid ini.
Seperti diberitakan koran ini sebelumnya, Kadir Halid didampingi Andi Ina Kartika, Rusni Kasman dan Andi Tenri Sose melapor kasus penghinaan tersebut ke Polda Senin (26/8). (rif)



×


NA Diminta Terbuka agar tak Jadi Fitnah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar