MAKASSAR, BKM — Warga Jalan Daeng Tata 1, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar mendadak heboh. Mereka tampak berkerumum, setelah seorang perampok bersenjata melakukan pengancaman terhadap warga.
Peristiwanya berlangsung, Senin (26/9). Pria tersebut membawa pistol serta borgol.
Warga yang mengetahui kejadian ini tak tinggal diam. Mereka berkerumum, lalu beramai-ramai mencari pelaku yang diketahui bersembunyi di rumah warga.
Akhirnya, keberadaan pelaku terendus warga. Ia terciduk sesaat setelah secara tiba-tiba kepalanya muncul dari balik sofa yang berada di ruang tamu pemilik rumah.
Dia pun langsung dikepung dan berhasil diamankan. Belakangan terungkap, senjata menyerupai pistol yang digunakan menakut-nakuti warga hanyalah mainan. Termasuk borgolnya, juga mainan.
Dalam aksinya, pelaku awalnya masuk secara diam-diam ke dalam rumah korban melalui pintu samping. Naun nahas, pemilik rumah memergokinya.
Pelaku tak habis akal. Ia langsung bereaksi dengan mengaku sebagai polisi, dengan alasan hendak menangkap anak pemilik rumah. Katanya, karena tersandung kasus penyalahgunaan narkotika.
Tapi korban tak percaya begitu saja. Karena terkejut dengan orang yang tidak dikenalinya, pemilik rumah bermaksud hendak memanggil keluarganya.
Saat itu juga pelaku beraksi dengan menyuruh korban untuk masuk ke dalam kamar yang kosong. Sempat terjadi percekcokan di antara keduanya. Sesaat kemudian korban berlari keluar rumah untuk meminta bantuan warga.
Tetangga langsung melakukan pengepungan. Tapi nyali pelaku tak ciut. Melihat warga mendekatinya, ia pun menodongkan pistol yang digenggamnya. Khawatir akan keselamatannya, tetangga korban langsung berhamburan.
Seketika itu juga pelaku mencoba menyelamatkan diri. Dia bersembunyi di kursi sofa rumah seorang warga. Saat itulah jumlah massa semakin bertambah banyak. Pelaku pun tak bisa menghindar, hingga akhirnya menjadi bulan-bulanan.
Beruntung, aparat Polsek Tamalate yang menerima informasi kejadian langsung mendatangi lokasi. Selanjutnya mengevakuasi pelaku dari kepungan warga yang sudah mulai beringas.
Kapolsek Tamalate Kompol Arif Amiruddin, membenarkan kejadian tersebut. Pelaku berinisial EE mencoba menakut-nakuti pemilik rumah dan mengaku anggota polisi. Mengenakan penutup muka, ia menyampaikan ke pemilik rumah bahwa anaknya kerap bertransaksi narkoba.
“Korban bernama Indra meminta ke pelaku untuk melepaskan helem dan masker yang dipakainya. Tapi tidak digubris. Bahkan, semakin menakut-nakuti korban dengan mengeluarkan pistol dan borgol, yang belakangan diketahui pistol tersebut adalah korek api,” jelas Kompol Arif, kemarin. (ish/rus)
Terciduk Gegara Kepalanya Muncul dari Balik Sofa
×

