pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kritislah untuk Rakyat!

MAKASSAR, BKM — Sebanyak 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar dilantik hari ini, Senin (9/9). Mereka akan menjadi legislator selama periode 2019-2024.
Masyarakat menaruh harapan terhadap wakil rakyat terpilih. Setidaknya, aspirasi mereka diperjuangkan untuk bisa direalisasikan.
Seperti disampaikan Haris, tokoh masyarakat Kelurahan Lakkang, Kecamatan Tallo yang juga ketua Badan Kewasdayaan Masyarakat (BKM) di wilayah tersebut.
”Khusus kepada anggota dewan dari dapil Lakkang, kita berharap bisa lebih memperhatikan aspirasi masyarakat. Karena daerah kami merupakan wilayah pesisir dan terpisah jauh dari kota,” ujar Haris, kemarin.
Yang paling penting, tambahnya, legislator baru memiliki kemauan yang kuat untuk membantu masyarakat. ”Jangan jadi anggota dewan yang hanya duduk, diam dan tunggu gaji. Kritislah untuk kepentingan rakyat,” tandasnya.
Harapan senada disampaikan Akbar Umar, salah seorang tokoh pemuda dan ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Ujungpandang Baru, Kecamatan Tallo.
”Kita tahu kalau warga kita di sini (Kelurahan Ujungpandang Baru) mayoritas berpenghasilan rendah, pekerja serabutan, dan buruh. Program yang terkait ini harus lebih diutamakan. Sebab penempatan sebuah program maupun pembangunan harus melalui persetujuan dewan,” ujar Akbar.
Di sisi lain, lanjutnya, ada program pembangunan yang tidak terlalu mendesak namun lebih dipriotaskan. Kebijakan tersebut tentu menguras anggaran.
”Ini kan menimbulkan pertanyaan dari masyarakat. Di sinilah pengawasan dewan dibutuhkan. Karena kita tahu mana yang harus lebih diutamakan,” tandas Akbar.
Ia juga menyebut, Makassar yang diketahui rawan banjir dan kerawanan hendaknya menjadi perhatian khusus. ”Memang kita tidak tahun kapan bencana terjadi. Tapi, setidaknya dengan adanya kesiapsiagaan kita, mudah-mudahan bencana seperti itu bisa cepat diatasi. Ini penting menjadi catatan anggota dewan yang terpilih,” imbuhnya.
Ketua RT 03/RW 04, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya Andi Saidiman, mengharapkan anggota DPRD Makassar terpilih bisa mewadahi seluruh aspirasi masyarakat. Janji yang disampaikan ketika masa kampanye hendaknya direalisasikan.
”Semoga anggota dewan kita yang baru ini bisa memperjuangkan harapan masyarakat Makassar. Mereka juga harus transparan dan terpercaya dalam menyalurkan aspirasi rakyat,” ujarnya, kemarin.
Ketua RT 02/RW 02 Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea mengatakan, rakyat telah memberi kepercayaan dan amanah kepada wakil rakyat yang terpilih. Sehingga tanggung jawab besar ada di pundak mereka.
”Jangan pernah salah gunakan amanah itu. Dengarkan suara rakyat. Jalankan fungsi pengawasan dengan baik. Semoga anggota dewan yang baru ini lebih banyak kerjanya dan sering-sering turun mendengar aspirasi warga. Karena ini bentuk pengabdian awal mereka,” jelasnya.

Dijaga 347 Personel

Sebanyak 347 personel kepolisian dikerahkan untuk menjaga jalannya pelantikan anggota DPRD Kota Makassar di gedung dewan, Jalan AP Petta Rani. Mereka dibagi pada empat ring. Mulai dari gerbang masuk gedung DPRD, pintu masuk, hingga depan pintu ruang paripurna yang menjadi tempat pelantikan.
Hal tersebut dilakukan guna memberi rasa nyaman dan aman, sekaligus melancarkan prosesi pelantikan. Pembahasannya dilakukan dalam rapat pemantapan yang berlangsung, Jumat (6/9). Hadir Pelaksana Tugas (Plt) Sekwan Andi Sadly, dari Polrestabes Makassar, TNI, Dishub Makassar, dan Satpol PP.
Dari Polrestabes Makassar, Iptu Danang Sulistiono selaku Kaur Ops menyebutkan, untuk ring empat meliputi jalan yang ada di sekitaran DPRD Kota Makassar. Sebanyak 58 personel berjaga.
Lalu ring tiga di halaman lantai satu gedung dewan. Penjagaan dilakukan 165 personel polri. Adapun dari TNI yang ikut berjaga sebanyak 30 personel.
“Kami perkuat di ring tiga, karena di sini betul-betul harus maksimal penjagaannya,” tegas Danang.
Masuk di ring dua di lantai dua gedung, jumlah personel berjaga ada 50 orang. Terdiri dari sabhara, intel, polwan, dan propam. Sementara ring satu berada depan pintu masuk ruang paripurna. Adapun personel yang dilibatkan sebanyak 44 personel.
Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di jalan raya sekitar lokasi pelantikan, ia mengimbau pengendara yang hendak melintas di Jalan AP Petta Rani agar menghindari akses depan gedung DPRD Makassar hingga 11.00 Wita.
“Kami memang tidak menutup jalan depan gedung DPRD. Jadi akan terjadi penumpukan kendaraan,” terangnya. (rus)




×


Kritislah untuk Rakyat!

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar