MAKASSAR, BKM — Sepak terjang Anto alias Agus alias Ateng terhenti untuk sementara. Tersangka pembobol lima toko bangunan ini tumbang di ujung bedil petugas. Ia dilumpuhkan personel gabungan tim Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polres Pangkep yang diback up Tim Khusus (Timsus) Polda Sulsel.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, mengonfirmasi penangkapan Anto, Kamis (3/10). Dijelaskan, dari hasil interogasi terhadap tersangka, ada sejumlah titik aksinya di wilayah hukum Polres Pangkep.
Usai menjalani pemeriksaan awal, Anto dibawa untuk pengembangan kasus. Petugas meminta menunjukkan barang bukti hasil kejahatannya.
”Hanya saja, tersangka melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri. Petugas terpaksa melumpuhkannya dengan menembak betis kirinya, setelah sebelumnya dilakukan upaya persuasif dengan memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali,” terang Kombes Dicky.
Sebelumnya, lanjut Dicky, Ateng yang beralamat di Jalan Belibis, Kota Makassar masuk dalam catatan kepolisian. Ia diadukan oleh korbannya telah melakukan aksi pencurian pada beberapa titik di Pangkep. Terakhir, tersangka membobol Toko Mega Elektronik yang berlokasi di Jalan Kelapa nomor 33, Kecamatan Pangkajene, Pangkep.
Aksi pencurian di toko elektronik tersebut berlangsung Selasa dini hari (29/9) pukul 01.00 Wita. Dari laporan korban ke polisi, pada Senin sore (28/9) ia menutup tempat usahanya. Semua jendela toko dan pintunya dikunci rapat-rapat.
Namun, keesokan paginya korban yang ditemani anaknya kaget ketika hendak membuka toko. sebab tempat usahanya itu telah dibobol. Korban kemudian ke ruangan pribadinya, dan mendapati kunci dalam keadaan rusak.
Ia selanjutnya memeriksa barang jualannya. Ternyata, maling membawa kabur uang dan sejumlah barang elektronik. Masing-masing uang Rp10 juta, satu unit laptop merek Lenovo, satu unit power bank, satu unit gawai Blacberry, satu unit kamera pocket, dan hardisk.
Aduan korban pun ditindaklanjuti melalui Operasi Sikat Lipu 2019. Tim gabungan turun melakukan penyelidikan. Tak lama berselang, pelaku berhasil teridentifikasi. Keberadaannya pun terlacak. Ia sedang ada di Jalan Cendrawasih, Kota Makassar.
Kamis (3/10), tim gabungan bergerak. Sebuah kos-kosan di Jalan Cendrawasih dikepung. Pelaku yang sudah dikantongi identitas dan ciri-cirinya langsung dibekuk tanpa perlawanan.
”Dari pemeriksaan sementara, tersangka mengakui perbuatannya. Ia melakukan pencurian di Toko Mega Elektronik Kabupaten Pangkep. Barang bukti hasil curiannya ia sembunyikan. Petugas kemudian membawanya untuk penunjukan barang bukti. Beberapa barang yang dikuasainya berhasil disita. Masing-masing dua unit handphone, satu unit kamera, satu unit laptop merek Lenovo, satu buku rekening, dan satu kartu ATM,” beber Dicky.
Tidak sampai di situ. Tim gabungan kembali mengintrogasi Ateng. Akhirnya terungkap, dia menjadi dalang dari aksi pencurian di sejumlah titik dalam wilayah hukum Polres Pangkep.
Tersangka menyebut beberapa toko yang pernah dibobolnya. Yakni Toko bangunan di Kelurahan Baru, Toko Mega Elektronik, Toko Bangunan Nur Alam, Toko Dunia Bangunan dan Toko Bangunan Mulya Jaya Bungoro. (ish/rus)
Ateng Dilumpuhkan dengan Peluru di Betis Kiri
Berulang Kali Bobol Toko Bangunan dan Elektronik
×

