pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

DPRD Soroti Penggunaan Bahasa Asing

MAKASSAR, BKM — Fenomena penggunaan bahasa asing pada bidang bisnis maupun di ruang publik belakangan ini santer terdengar serta ramai ditemui. Bahkan salah satu ikon Kota Makassar pun menggunakan bahasa asing yakni City of Makassar.
Ketua Sementara DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo, memilih untuk tidak sama sekali masuk dan komentari kasuistik yang ada. Seperti pemberian nama Anjungan Pantai Losari dengan City of Makassar.
“Saya tidak mau mengomentari kasuistik, tapi kalau di tanya soal kebijakan presiden (peraturan presiden tentang penggunaan bahasa Indonesia) itu baik dan bagus. Namun dalam konteks lokal ada baiknya juga kalau nilai-nilai lokal dijadikan jualan dan ciri dari Kota Makassar,” sebut RL sapaan akrabnya di Gedung DPRD Kota Makassar, Selasa (15/10).
RL memberikan contoh di Bali, yang di mana daerah itu sangat menjunjung tinggi nilai kearifan lokal. Sehingga cukup banyak wisatawan berkunjung dan tertarik pada budaya dan adat-adat daerah tersebut.
“Lalu kalau Makassar apa coba? Sebenarnya saya ini setuju saja tapi saya tidak mau kasuistik. Karena tak mau ada dibilang tendensi. Dan soal nama jalan, kenapa mau menggunakan nama jalan yang tidak ada hubungan nya dengan daerah ini. Ini kan masih banyak pahlawan yang belum dinamakan disebuah jalan misalkan itu, itu semua contohnya semua ada nilai dan adat istiadat kita tidak melupakan asal daerah kita,” katanya.
Dia menambahkan, menyusun perda harus memiliki nilai kearifan lokal. Kearifan lokal berarti budaya dan adat dimasukkan.
“Kalau perlu nama-nama itu jangan di internasional kan, tapi pakak nama lokal coba liat Bali, semua rata-rata itu brand lokal di internasionalkan,” tutupnya. (arf)




×


DPRD Soroti Penggunaan Bahasa Asing

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar