MAKASSAR, BKM — Lima unsur pimpinan DPRD Sulsel masa jabatan 2019-2020 dilantik hari ini, Senin (21/10). Mereka adalah Andi Ina Kartika Sari dari Partai Golkar selaku ketua. Politisi Partai Nasdem Syaharuddin Alrif sebagai wakil ketua I. Darmawangsyah Muin dari Partai Gerindra sebagai wakil ketua II. Politisi Partai Demokrat Ni’matullah Erbe selaku wakil ketua III. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muzayyin Arief pada jabatan wakil ketua IV.
Menyusul pelantikan ini, sejumlah pertanyaan menggelinding. Akankah kelimanya mampu mengemban amanah yang diberikan?
Politisi Partai Nasdem Arum Spink, mengemukakan bahwa menjadi pimpinan DPRD Sulsel di era kekinian pasti tak sama dengan sebelumnya. “Bukan saja soal dinamikanya, tapi juga konteks masalah yang dihadapi juga berbeda. Tapi kami optimis mereka (lima pimpinan dewan) mampu secara kolektif mengemban amanah ini. Sinergitas, kekompakan, dan kebersamaan yang terlihat sekarang menjadi alasan bahwa mereka mampu melakuaknannya,” ujar Arum Spink, Minggu (20/1).
Sebagai ketua Fraksi Nasdem DPRD Sulsel, Arum SPink ikut mensupport para koleganya itu. “Selain mendoakan, juga tentu mensupportnya sebagai tanggung jawab moral dan formal,” tandas wakil rakyat yang akrab disapa Pipink ini.
Legislator Partai Demokrat Selle KS Dalle, menyampaikan hal senada. Menurutnya, pimpinan DPRD yang terdiri dari ketua dan para wakil ketua, selain sangat bisa menjadi juru bicara institusi DPRD yang akseptabel, juga bisa diterima dengan baik oleh semua pihak, eksternal maupun internal.
“Sangat dinamis, karena berjiwa muda. Tapi dari segi pengalaman “jam terbang”, mereka sudah cukup mumpuni,” ucap Selle.
Politisi PKS Sulsel Sri Rahmi juga memberi penilaian yang tak jauh beda. “Mereka orang-orang yang mumpuni. Semoga bisa bersinergi dengan eksekutif,” imbuhnya.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulsel Azhar Arsyad juga meyakini kelima pimpinan dewan mampu menjalankan amanah yang diberikan. “Saya yakin mereka akan memberikan yang terbaik untuk bekerja sama bersama gubernur. Hampir kesemuanya legislator berpengalaman. Apalagi kepemimpinan di DPRD kolektif dan kolegial,” ujar anggota DPRD Sulsel terpilih ini.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulsel Rudi Pieter Goni, mengemukakan bahwa Andi Ina Kartika adalah sosok yang tenang dan mampu bekerja sama. “Sangat mampu bekerja tim. Bersama para wakil yang masih muda dan semangat tinggi, tentu tidak hanya untuk partai masing-masing, tapi dengan semua partai,” ujar Rudi Pieter Goni.
Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) Sulsel HA Edy Manaf memberikan penilaiannya. Secara khusus ia menyebut Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika atas kemampuannya membangun hubungan yang harmonis dengan pemerintah provinsi.
“Suatu sejarah dalam kepemimpinan DPRD Sulsel dipimpin oleh seorang perempuan. Kami yakin Ibu Andi Ina akan membawa DPRD mempelihatkan kinerjanya akan lebih baik. Kita tidak perlu ragu lagi untuk membawa kemitraan bersama gubernur. Karena sudah biasa bermitra degan ketua DPRD seorang perempuan saat menjadi bupati Bantaeng dua periode. Saat itu DPRD Bantaeng dipimpin dua orang perempuan secara berturut-turut. Ibu Andi Ina akan membangun sinergitas di antara semua fraksi DPRD. Begitu pun gubernur dan jajarannya,” jelas Edy Manaf.
Pengamat politik Dr Arief Wicaksono menegaskan, siap atau tidak siap, semuanya, terutama ketua DPRD, harus mampu menjalankan amanah dan tugas sebagai anggota dewan. Berbagai permasalahan politik yang kompleks, senantiasa membutuhkan leadership yang baik dari setiap pimpinan dewan.
“Terutama membangun komunikasi politik bukan hanya dengan masyarakat. Tetapi juga dengan seluruh stakeholder atau pihak terkait dalam pembangunan Sulawesi Selatan ke depan,”jelas Arief Wicaksono. (rif)
Berjiwa Muda, ‘Jam Terbang’ Mumpuni
Hari Ini Lima Pimpinan DPRD Sulsel 2019-2024 Dilantik
×

