MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar mendapat kuota 526 orang dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019. Jumlah ini lebih banyak dari yang diusulkan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Makassar Sittiara Kinang, mengatakan pihaknya telah menerima dokumen formasi CPNS dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).
Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar mengusulkan sebanyak 511 kuota formasi CPNS. Namun Kemenpan-RB hanya memenuhi 194.
Kemenpan-RB pun dikatakan memberikan kuota secara nasional untuk semua daerah. Jadi, sebanyak 332 formasi dari 526 kuota yang ditetapkan, merupakan kebijakan Kemenpan-RB.
“Yang sebenarnya kita usulkan kemarin itu 511. Jadi 526 itu ada dua lampiran keputusan dari Kemenpan-RB. Makassar mendapatkan 332, dan hal itu berdasarkan keputusan Kemenpan-RB. Keputusan Kemenpan-RB terkait usulan kita, cuma diberikan 194,” bebernya.
Sittiara menjelaskan, dari 194 kuota yang diterima dari usulan pemerintah kota, untuk formasi guru sebanyak 92 orang, tenaga kesehatan 31 orang, dan tenaga teknis seluruhnya 71.
Oleh Kemenpan-RB, jumlah tersebut ditambah sebanyak 332 kuota. Terdiri dari guru 305 orang, tenaga kesehatan 5 orang, dan tenaga teknis 22 orang.
Sementara untuk rangkaian perekrutannya, Sittiara mengatakan belum ada kepastian dari pemerintah pusat. Saat ini baru kuota CPNS yang telah dipastikan, sementara rangkaiannya masih menunggu lagi pemberitahuan dari Kemenpan-RB.
Kepala BKD Sulsel Asri Syahrun Said yang dihubungi terpisah, kemarin juga mengakui belum adanya jadwal resmi untuk proses rekruitmen CPNS pemprov. Pihaknya masih menunggu hasil susunan Kabinet Kerja jilid II.
Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb, mengimbau kepada masyarakat yang nantinya hendak mengikuti seleksi CPNS untuk mempersiapkan diri dengan baik. Ia menekankan agar tidak menggunakan jasa calo.
Iqbal juga menganjurkan agar senantiasa mengikuti mekanisme standar yang telah ditentukan.
“Kita hindari itu (calo). Kita pakai sesuai dengan mekanisme standar. Kalau sesuai dengan mekanisme standar, maka tidak akan ada calo. Intinya, belajar saja. Dan kalau mau bagus, di mana-mana sudah ada bank soal. Ada pelatihan-pelatihan. Ke toko buku sudah banyak itu buku tes CPNS. Itu cukup,” imbuhnya. (nug/rus)
Kuota CPNS Makassar Bertambah 332
Diusul 194, Kemenpan-RB Beri 526
×

