pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Silpa Pemprov Sulsel Capai Rp50 M

MAKASSAR, BKM — Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Pemprov Sulsel tahun 2019 diprediksi mencapai Rp50 miliar. Angka ini disebut tidak akan jauh berbeda dari SiLPA 2018 tahun lalu.
Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel, Junaedi tak menampik hal tersebut. Namun, penyerapan APBD 2019 memasuki semester 1 ini dikatakan sudah melebihi 50 persen.
“Untuk semester 1 memang sudah mulai normal. Di awal-awal tahun ini penyerapan kita jika dibandingkan tahun lalu di periode yang sama memang rendah. Tetapi memasuki semester 1 kemarin sudah bagus,” tutur Junaedi yang ditemui di kantor Gubernur Sulsel, kemarin.
Dia melanjutkan, dengan penyerapan anggaran mencapai 50 persen sejak memasuki semester satu, dia menyebut capaian tersebut sudah normal.
“Artinya yang dikatakan normal kalau misalnya semester 1 sudah 50 persen itu sudah normal. Dan mudah-mudahan SiLPA tahun ini tidak terlalu banyak,” tambahnya.
Meski demikian Edi, sapaan akrabnya, mengklaim SiLPA Pemprov Sulsel terus membaik dari tahun ke tahun. Dia menyebutkan, SiLPA 2017 tahun lalu mencapai Rp100 M lebih. Memasuki tahun 2018, SiLPA senilai Rp50 M, sementara pada tahun ini diperkirakan tidak jauh dari sebelumnya.
“Tahun 2018 lalu, SiLPA kita Rp50 miliar. Tahun sebelumnya lagi (2017) itu lebih Rp100 miliar. Dan mudah-mudahan bisa kita pertahankan Rp50 M SiLPA tahun ini,” papar Edi.
Diketahui, APBD Pokok 2019 sebelumnya sebesar Rp9,89 triliun. Namun jumlah ini bertambah saat penetapan APBD-Perubahan 2019 menjadi Rp9,92 triliun. Edi berharap, serapan anggaran bisa terus didorong hingga akhir tahun. Prediksi SiLPA senilai Rp50 M juga akan terus ditekan.
“Kita target SiLPA kan Rp50 M. Kan lebih sedikit SiLPA lebih bagus, berarti penyerapan bagus. Mudah-mudah SiLPA tahun ini tidak terlalu banyak,” jelas dia.
Sementara Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah, mengemukakan, untuk meminimalisir anggaran sisa tahun depan, pihaknya menginstruksikan kepada OPD untuk mempercepat seluruh proses tender kegiatan.
“Saya mau semua proses tender sudah selesai bulan Desember. Sehingga begitu masuk Januari, kegiatan sudah jalan semua,” ungkapnya.
Selama ini, tambah dia, kegiatan masih banyak menumpuk di akhir tahun anggaran. Sehingga ada yang terpaksa di beri perpanjangan waktu.
“Selama ini kegiatan banyak di akhir tahun, makanya anggaran menumpuk. Apalagi pekerjaan yang menyerap penggunaan anggaran besar, makanya kita upayakan tender bisa dilakukan bulan Januari,” tukasnya. (rhm)




×


Silpa Pemprov Sulsel Capai Rp50 M

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar