MAKASSAR, BKM–Pemerintah Kota Makassar akan mengalihkan anggaran di setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang tidak terealisasi ke Dinas Pekerjaan Umum. Hal ini demi menunjang penyelesaian infrastruktur tahun depan.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Kota Makassar, Khadijah Iriani, mengatakan, banyaknya pekerjaan proyek tidak berjalan di Makassar merupakan tanggung jawab masing-masing SKPD.
Dampak dari persoalan tersebut, Iriani, mengaku, bahwa proyek pembangunan yang tidak terealisasi di setiap SKPD akan dialihkan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU).
“Pak sekda juga sudah bilang itu, seperti proyek fisik yang ada di Dinas Kesehatan juga akan dialihkan ke PU semua. Itu karena tidak kemampuan dinas merealisasikannya,” kata Iriani.
Sehingga, lanjutnya, seluruh urusan bangunan akan dilimpahkan ke dinas yang betul-betul mengatahui dan ahli soal bangunan, sebagai upaya agar pekerjaan proyek khususnya fisik tidak terbengkalai lagi.
Iriani menyebut jika banyaknya proyek tidak teralisasi tentunya akan sangat merugikan masyakat, yang seharusnya sudah menikmati hasil dari pembangunan itu.
“Yah mau diapalagi, yang jelas itu tidak merugikan pemerintah, tetapi yang dirugikan itu adalah masyarakat karena harusnya sudah berjalan dan sudah dipakai tetapi tidak berjalan,” terangnya.
Untuk potensi silpa, Iriani enggan berkomentar banyak, pasalnya, masih ada beberapa waktu lagu untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan di masing masing SKPD.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Makassar, Muh Ansar mengaku, banyaknya pekerjaan tidak berjalan karena ada sejumlah proyek yang gagal tender. Ia meprediksi jika proyek tidak berjalan maka kemungkinan silpa dianggapnya juga cukup besar.
“Tetapi sampai saat ini silpa masih sekitaran puluhan milliar. Saya juga prediksi puluhan milliar ji ini tahun,” pungkasnya.(nug)
Pemkot Alihkan Anggaran SKPD ke Dinas PU
×

