TAKALAR, BKM — Hari sudah berganti ke Minggu (27/11). Kira-kira pukul 00.00 Wita.
Tiba-tiba saja di Dusun Katonokang, Desa Bontokanang, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar terdengar dua orang pria terlibat cekcok.
Warga yang mendengar suara itu kemudian keluar mencari suara gaduh itu. Mereka lalu mendapati dua orang pria paruh baya dalam kondisi terkapar bersimbah darah.
Selanjutnya warga menghubungi aparat kepolisian. Tidak lama berselang, petugas kepolisian yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Galesong Aipda Rusdiono, tiba di TKP. Mereka mengamankan lokasi, lalu mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Setelah itu mengevakuasi kedua korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Takalar. Kondisi mereka cukup kritis.
Kanit Reskrim Polsek Galesong Aipda Rusdiono, yang dikonfirmasi mengatakan, kedua orang yang dievakuasi menderita luka akibat sabetan senjata tajam. Belakangan diketahui identitas korban bernama Kamaruddin Dg Sija (41), dan Haeruddin Dg Sese. Keduanya disebutkan dianiaya oleh terduga pelaku bernama Nasir Dg Liwang bin Besemang Bella (60).
“Kondisi kedua korban cukup memprihatinkan. Lelaki Haeruddin belum sadar. Sementara Kamaruddin menderita luka pada bagian kepala kiri akibat senjata tajam. Terduga pelaku sudah diamankan,” jelas Aipda Rusdiono.
Kepada polisi yang memeriksanya, Nasir mengatakan dirinya sedang tidur di rumahnya. Kemudian datanglah Haeruddin dan Kamaruddin. Keduanya menantang warga.
“Kata pelaku, saat kedua korban datang, mereka menantang warga. Termasuk dirinya,” ungkap Rusdiono lagi.
Dengan suara keras, Haeruddin dan Kamaruddin melontarkan tantangan sambil menggeber gas motor yang dikendarainya. Ketika pelaku keluar rumah, saat itulah mereka terlibat cekcok. Nasir yang membawa parang langsung menyerang kedua korbannya hingga tak berkutik.
Menyusul peristiwa tersebut, polisi masih berjaga-jaga di lokasi kejadian. Hal itu untuk mengantisipasi adanya peristiwa susulan. (ish/rus)
Tantang Warga, Dua Orang Malah Kritis Diparangi
×

