pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Ratusan Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang

SIDRAP, BKM — Hujan deras disertai angin kencang tengah melanda sejumlah wilayah di Sulsel. Kerusakan yang ditimbulkannya pun tak terhindarkan. Seperti di Kabupaten Sidrap dan Soppeng. Ratusan rumah diterjang angin.
Di Kabupaten Sidrap, bencana berlangsung, Minggu (5/1) pukul 17.45 Wita. Sementara di Kabupaten Soppeng di hari yang sama pukul 18.00 Wita.
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidrap mencatat sebanyak 146 rumah rusak akibat angin kencang. Terdiri dari delapan rumah rusak berat, 21 rusak sedang, dan 117 rusak ringan.
Operator Pusdalops BPBD Sidrap Rahma menyebutkan, data tersebut masih bersifat sementara. Karena pihaknya masih terus melakukan pendataan berapa jumlah kerugian akibat bencana tersebut.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun jumlah rumah rusak ada di mana-mana dan tersebar di 11 kecamatan,” ujarnya, Senin (6/1).
Ia merinci, di Kecamatan Watang Pulu, Kelurahan Batu Lappa terdapat 19 rumah rusak, Kelurahan Arawa 12 rumah. Kemudian Desa Ciro-ciroe satu rumah, Kelurahan Bangkai sembilan rumah. Selanjutnya di Kecamatan Maritengngae, Kelurahan Lakessi, terdapat delapan rumah rusak. Kelurahan Pangkajene dua rumah.
Kemudian di Kelurahan Wala ada satu rumah. Kelurahan Majjeling satu rumah. Kelurahan Lautang Benteng satu rumah. Sementara di Kecamatan Watang Sidenreng, Kelurahan Sidenreng terdapat 44 rumah yang rusak. Sedang di Desa Betao, Kecamatan Pitu Riawa satu rumah rusak. “Untuk data dari Kelurahan Kanyuara belum masuk. Info dari tim yang ada di lokasi menyebut ada 45 rumah rusak di sana,” kata Rahma.
Sementara untuk Kecamatan Tellu Limpoe dan Panca Lautang, kata Rahma, juga sementara dilakukan pendataan. “Keperluan mendesak korban saat ini adalalah terpal untuk menutupi atap rumah mereka,” ujarnya.
Rumah warga rata-rata mengalami kerusakan pada bagian atap. Bahkan ada pula yang ambruk rata dengan tanah.
Kepala BPBD Sidrap Siara Barang, meminta kepada pemerintah kecamatan untuk berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kelurahan. “Mohon kepada para camat se-Kabupaten Sidrap agar memerintahkan para kades dan lurah yang wilayahnya terdampak angin kencang untuk segera membuat laporan kejadian,” kata Sibar.
Bupati Sidrap Dollah Mando memberi perhatian khusus kepada warganya yang menjadi terdampak bencana angin kencang.
Orang nomor satu Bumi Nene Mallomo itu kembali mengingatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidrap agar bekerja maksimal membantu para warga terdampak.
“Data semuanya. Kordinasi terus sama pak camat, pak kades dan pak lurah. Data semua. Jangan sampai ada warga terdampak yang tak terdata,” kata Dollah Mando di kantornya, Senin (6/1).
Personel TNI dari Kodim 1420 Sidrap diturunkan ke sejumlah lokasi terjadinya kerusakan rumah maupun fasilitas umum untuk membantu korban.
Dandim 1420 Sidrap Letkol Inf JP Situmorang berkoordinasi dengan pemkab untuk menindaklanjuti bencana yang terjadi. Ia juga menginstruksikan personel di jajarannya untuk mendata setiap kerusakan yang dialami warga.
”Saya sudah perintahkan seluruh personel Kodim 1420 Sidrap untuk hadir di tengah masyarakat membantu warga di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

Tiga Kecamatan Terdampak

Dari Kabupaten Soppeng dilaporkan, hujan disertai angin kencang menyapu Desa Tellulimpoe, Kecamatan Marioriawa. Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Di antaranya milik Indo Sani, Petta Denni, La Sufi, Ikalebu, Anca Bor, Pak Amin, Ilham Ambo Enrek, Muh Yunus Sulo, Lasennu, dan Ridwan. Juga satu kandang ayam milik Larune Lahibbu. Ada pula rumah warga bernama Zaenab di Gellenge, Desa Bulue yang mengalami kerusakan.
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Soppeng Sahrani, mengatakan ada tiga kecamatan yang terkena dampak angin kencang. Masing-masing Kecamatan Donri-donri, Marioriawa, dan Ganra.
“Anggota masih mendata di lokasi. Jadi kami belum bisa memberikan data pastinya,” kata Sahrani, Senin (6/1).
Dihubungi terpisah, Camat Marioriawa Usman Achmad membenarkan adanya beberapa rumah warga di wilayahnya yang rusak akibat angin kencang. “Saya sekarang ada di Desa Panincong untuk memantau,” ujarnya, kemarin.
Sementara Mamma, pegawai Kantor Kecamatan Marioriawa mengatakan, dirinya bersama camat tengah mengunjungi Desa Laringgi, Kelurahan Limpomajang, Desa Tellulimpoe, dan Desa Panincong. Selanjutnya menuju ke Desa Patampanua untuk melihat kondisi rumah dan warga yang terkena bencana. (ady-ono/rus)




×


Ratusan Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar