pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Berevolusi Jadi Lembaga Formal

PENGAMAT politik dari Unibos Dr Arief Wicaksono juga mengakui besarnya pengaruh ketua RT dan RW dalam memobilisasi dukungan di pilwali Makassar. Pertama, karena RT dan RW yang awalnya berbentuk paguyuban dan sifatnya informal, telah berevolusi menjadi sebuah lembaga yang formal. Saat ini mereka dianggap sebagai bagian dari sistem pemerintahan kota.
Kedua, ketua RT dan RW tidak lagi ditunjuk dan disepakati sebagai tokoh msyarakat yang dituakan seperti dulu, namun sudah dipilih langsung oleh masyarakat.
“Artinya, siapa calon yang mendapatkan dukungan dari ketua RT dan RW dalam sebuah lingkungan/wilayah, maka kemungkinan besar akan mendapatkan dukungan paling besar di masyarakat,” jelas Arief Wicaksono.
Pengamat politik dari Unismuh Makassar Dr Luhur A Prianto, menilai jika RT/RW di Kota Makassar memang punya diferensiasi dibanding RT/RW di kota-kota lain. Mulai dari rekruitmen, wewenang sampai pada fasilitas jabatan yang dimiliki.
“Harus diakui bahwa ketua RT/RW telah bertransformasi menjadi mesin politik yang efektif. Posisinya sebagai organisasi paguyuban yang terlepas dari struktur kekuasaan formal negara, membuatnya fleksibel untuk digiring ke arena politik praktis,” terangnya.
”Kalaupun sekarang kembali diarahkan mendukung di pilwali 2020, tentu sah-sah saja. Pak DP dan Pak Appi saya kira tau betul bagaimana kerja-kerja elektoral RT/RW. Kalaupun mereka kembali bersaing, maka keduanya tidak layak merasa paling berhak mengkapitalisasi dukungan pada RT/RW. Idealnya, organisasi RT/RW adalah tempat mempraktikkan demokrasi komunitarian,” tambah Luhur.
Dijelaskan bila kekuasaan formal memang selalu punya cara untuk melakukan tekanan dan paksaan, tinggal seberapa kuat resistensi RT/RW menghadapinya. Di era politik elektoral sekarang, semuanya serba politis, membela dari tekanan juga tidak selalu bermaksud melepaskan politisasi. Bisa hanya dalih untuk mengarahkan pada dukungan politis pada yang lain.
Dosen komunikasi politik UIN Alauddin Dr Firdaus Muhammad menilai jika RT dan RW sejatinya netral. “Tidak berpolitik demi menjaga fragmentasi politik. Jika mereka berpolitik , pastinya berpengaruh karena dekat dengan warganya,” jelas Firdaus. (rif)



×


Berevolusi Jadi Lembaga Formal

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar