SINJAI, BKM — Musibah kebakaran yang terjadi di Pasar Sentral Sinjai, Minggu petang (23/2) menghanguskan 24 lods. Kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai miliaran.
Dari 24 lods tersebut, terdata pemiliknya ada 21 orang. Masing-masing H Hamsah (lods A1 dan A24), Nanna Diana (lods A2), Syamsuddin (lods A3), Hajja Darmawati (lods A4), Rustam Nur (lods A5), Muh Akbar Pawello (lods A6), Andi Safanuddin Amsal (lods A7), M Syamsir Langanro (toko A8), Andi Pananrangi (lods A9), dan Rustam Nur (lods A10 dan A11).
Pemilik lainnya adalah Suhut Rosadi (lods A12), Amelia (lods A13), Muh Irfan (lods A14), Hasriani Yahya (lods A15), Kaharuddin Mustafa (lods A16), Harto (lods A17), Muh Nasir (lods A18 dan A19), Hj Sitti Aminah Indar (lods A20), Hj Jumriati (lods A21), H Muh Amir Baso (lods A22), dan Ansar Amir (lods A23).
Pascakebakaran, para pemilik toko tampak membersihkan lokasi tempat jualannya dari puing-puing. Salah seorang perempuan yang ditemui, mengaku kerugian yang dialaminya mencapai ratusan juta.
Menurutnya, sulit mendeteksi titik awal api. Karena awalnya yang kelihatan awalnya gumpalan asap hitam yang langsung menutupi blok tokonya.
“Iya dek, tokoku juga terbakar. Saya masih di dalam sementara mau menutup toko. Tiba-tiba langsung ada gumpalan asap hitam mengepul menutupi blok A. Kerguian khusus toko saya itu kisaran ratusan juta,” ujarnya sambil terisak.
Kapolres Sinjai AKBP Iwan Irmawan yang dikonfirmasi, kemarin belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan dari tim Laboratorium Forensik Polda Sulsel.
“Kami masih menunggu hasil penyelidikan dari Labfor Polda Sulsel, karena baru sementara perjalanan dari Makassar ke Sinjai,” ujar Iwan Irmawan.
Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) langsung menginstruksikan instansi terkait untuk melakukan pendataan terhadap semua toko yang terbakar. Para pemilik tempat yang hangus terbakar didata secara lengkap untuk selanjutnya dilakukan langkah secepatnya.
“Saya sudah instruksikan OPD terkait lakukan pendataan, kemudian sesegera mungkin membuat finalisasi data,” ujarnya, Senin (24/2).
Langkah yang diambil ini, menurut Seto, merupakan bentuk perhatian Pemkab Sinjai kepada para korban kebakaran. Telah ada ada tim yang ditugaskan untuk mendata semua pemilik toko yang terbakar.
Sebelumnya, ASA menyampaikan ucapan duka mendalam atas peristiwa yang terjadi Minggu (23/2) pukul 17.30 Wita. Meski tidak berada di Sinjai karena menghadiri rapat koordinasi dengan Presiden RI di Yogyakarta mengenai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP), namun ia mengaku merasakan apa yang dirasakan para korban kebakaran.
“Saya pribadi menyampaikan duka untuk keluarga yang mendapat musibah kebakaran. Semoga diberikan kesabaran dan kekuatan”, ujarnya. (din/c)
24 Lods Hangus, Kerugian Capai Miliaran
Penyebab Kebakaran Pasar Sentral Sinjai Tunggu Hasil Labfor
×

