MAKASSAR,BKM–Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel kembali merilis indek pembangunan manusia (IPM) tahun 2019.
Pada tahun 2019, indeks pembangunan manusia telah mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Pada tahun 2010 IPM di Sulsel masih berada di angka 66,00 persen dan meningkat pada tahun 2019 mencapai 71,66 persen. Bahkan IPM Sulsel masih dikelompokkan dalan status tinggi. Sementara IPM Kota Makassar menduduki posisi ke 14 di Indonesia.
Kepala BPS Sulsel,Yos Rudiansyah kepada sejumlah media di kantor BPS Sulsel, Senin (2/3), mengatakan, selain IPM, BPS juga merilis perkembangan ekspor dan impor di Sulsel sejak januari 2020. Ekspor barang yang melalui sejumlah pelabuhan di Sulsel tercatat mengalami penurunan 42,55 persen jika dibandingkan pada bulandesember 2019.
Adapun impor barang yang dibongkar lewat beberapa pelabuhan di Sulsel, tambah Yos, pada bulan januari 2020 tercatat mancapai US$ 120,34 juta. Angka ini mengalami penurunan 18,23 persen bila dibandingkan nilai impor bulan desember 2019 yang mencapai US$ 147,17 juta.
Sedangkan luas panen dan produksi padi di Sulseltahun 2019, diperkirakan sebesar 1,01 juta hektar dengan produksi sebesar 5,05 juta ton GKG. Jika dikonversikan menjadi beras, produksi beras di Sulsel pada tahun2019 mencapai sekita 2,89 juta ton.
Rilis lainnya, termasuk perkembangan nilai tukar petani pada bulan februari 2020 di Sulsel mencapai 97,73 persen atau naik 0,89 persen. Perkembangan indeks harga konsumen/inflasi gabungan di lima kota di Sulsel, yakni Bulukumba, Watampone, Makassar,Pare-pare dan palopo mengalami kenaikan sebesar 0,44 persen dari 103,92 pada bulan januari 2020 menjadi 104,37 pada bulan februari 2020.
Lebih jauh, kata Yos, terkait perkembangan parawisata dan transportasi di Sulsel pada bulan januari 2020 mencapai 1,333 kunjungan, tingkat penghuni kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang pada bulan januari 2020 senilai 48,14 persen. Jadi rata rata lama menginap tamu asing dan domestik januari 2020 masing masing sebesar 3,34 dan 1,85 hari.
Sedangkan perkembangan transportasi pada periode januari 2020, jumlah penumpang penerbangan domestik sebanyak 886.831 orang, sementara jumlah penumpang penerbangan internasional sebanyak 29.953 orang, penumpang angkutan laut domestik mencapai 77.129 orang, jumlah barang bongkar maut kapal domestik mencapai 719.481 ton.(rul)
IPM Sulsel Mengalami Peningkatan
×

