pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Bertambah Tujuh Pasien Covid-19

MAKASSAR, BKM– Data per Rabu, 29 April 2020 hingga pukul 11.00 wita dari Posko Induk Info Covid-19 Kota Makassar, jumlah orang yang positif covid sebanyak 343 orang, masing-masing, dirawat 237 orang, sembuh 78 orang, dan meninggal 28 orang.
Sementara orang dalam pemantauan (ODP), masing-masing yang masih dalam tahap pemantauan hingga kini sebanyak 240 orang dan selesai pemantauan 675 orang.
Untuk pasien dalam pengawasan (PDP), yang masih dirawat hingga saat ini sebanyak 175 orang, pulang dan sehat 152 orang, dan yang meninggal 52 orang.
Dibanding dengan data per Selasa 28 April, ada penambahan jumlah orang positif covid-19 sebanyak tujuh orang hari ini (kemarin-red).
Data dari Posko Induk Info Covid, jumlah penderita covid-19 pada Selasa sebanyak 336 orang.
Juru Bicara penanganan covid-19 Kota Makassar, Ismail Hajiali, meminta masyarakat disiplin melaksanakan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Jika bisa disiplin, bisa dipastikan pelaksanaan PSBB hanya berlangsung dua pekan dan tidak perlu diperpanjang.
Ismail Hajiali juga menambahkan, kunci sukses pemberlakuan PSBB di Kota Makassar yaitu kepatuhan dan kedisiplinan warga menerapkan protokol kesehatan.
Beberapa aturan yang wajib dipatuhi warga saat PSBB diberlakukan diantaranya, menggunakan masker saat terpaksa beraktifitas di luar rumah. Menerapkan protokol kesehatan saat menggunakan transportasi publik seperti penumpang maksimal 50 persen dari kapasitas.
Selain itu, seluruh kegiatan dihentikan sementara. Kegiatan yang boleh beroperasi salah satunya hanya instansi pemerintah / sektor kesehatan, keuangan, konstruksi, dan penjual kebutuhan pokok. Termasuk toko bahan kebutuhan pokok.
“Semoga aturan-aturan ini dipatuhi warga, maupun pelaku usaha. Karena kepatuhan dan kedisiplinan warga menerapkan protokol kesehatan menjadi salah satu kunci keberhasilan PSBB,” tegas dia.
Gambaran umum pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diatur dalam Peraturan Walikota (Perwali) nomor 22 tahun 2020 mengenai penanganan virus corona atau covid 19.
Dalam regulasi tersebut dijabarkan mengenai teknis pelaksanaan PSBB yang rencananya bakal digelar pada 24 April sampai 7 Mei 2020.

BIN Apresiasi Kerja Tim Gugus

Kerja-kerja Tim Gugus Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 yang dibentuk pemerintah daerah selalu menjadi perhatian masyarakat.
Beragam penilaian baik pro dan kontra ditujukan kepada tim yang ada. Salah satunya dari Kepala Badan Inteligen Negara Daerah (Kabinda) Provinsi Sulsel, Brigjen TNI Wing Handoko saat mendatangi Posko Covid-19 Makassar di jalan Nikel Raya, Rabu (29/4).
Pada kunjungannya itu, Wing Handoko menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar.
“Kerja Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Makassar semakin hari semakin baik, dan itu terus dilakukan evaluasi. Setiap kekurangan terus dibenahi dan itu sangat lumrah,” ungkapnya.
Salah satu yang menjadi apresiasiny yakni penanganan Covid-19 di bulan Ramadan ini.
“Kita tahu antusiasme warga kita untuk beribadah di masjid sangat tinggi, namun dengan pendekatan yang bagus dan luwes oleh Tim Gugus Tugas Makassar, akhirnya sebagian besar warga kita mengerti dan paham serta patuh untuk sementara beribadah di rumah saja. Kami senang dengan pendekatannya menemui langsung pengurus-pengurus masjid hingga tercipta kesepahaman dan kesepakatan, pendekatan ini sangat tepat, menyelesaikan masalah tanpa masalah” ujar Wing Handoko.
Ditempat ini, Wing Handoko juga menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) serta masker kepada warga Makassar dan diterima langsung oleh Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb.
“Hari ini (kemarin-red) kita menyerahkan APD dan masker untuk masyarakat yang paling membutuhkan, mungkin jumlahnya tidak seberapa tetapi kami berharap bantuan ini dapat memberi arti, sebagai wujud kepedulian kami membantu masyarakat serta satuan- satuan gugus tugas yang ada di kota Makassar dan kabupaten lainnya,” ujar Handoko.
Pemberian APD menjadi salah satu misi dari BINDA Sulsel untuk mendukung upaya percepatan pemutusan rantai Covid 19.
Wing Handoko juga menyampaikan harapannya terkait penanganan virus covid-19 di Indonesia.“Kita harapkan terjadi penurunan statistik pada saat Ramadhan ini, sehingga diharapkan setelah lebaran terlihat kurva penurunan dan diharapkan pada bulan Juni atau Juli Covid-19 akan berakhir di Indonesia,”ujarnya.
Meski demikian, Kabinda Sulsel mengharapkan kepada seluruh warga untuk tetap disiplin, dan tidak hanya mengandalkan petugas saja.
“Percepatan ini menjadi tanggung jawab seluruh komponen masyarakat. Tidak bisa jika hanya mengandalkan petugas, hanya mengandalkan tim Gugus Tugas saja, ini tanggungjawab seluruh komponen, aparat, tim medis dan seluruh masyarakat” lanjutnya.
Sementara itu, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb memberikan apresiasi atas perhatian yang diperlihatkan Badan Inteligent Negara Daerah Sulsel yang telah ikut memberikan kepedulian yang besar atas wabah ini.
“Ini tentu tambahan semangat untuk kami di Gugus Tugas, dan Insyaallah bantuannya akan sangat berarti bagi warga kami yang paling membutuhkan” ujar Iqbal Suhaeb. (sar-rhm)




×


Bertambah Tujuh Pasien Covid-19

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar