TAK INGIN berlama-lama berdiam di balai kota, Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, berkeliling menemui para petugas gabungan yang berjaga di sejumlah perbatasan kota Makassar.
Kegiatan ini intens dilakukan setiap malam sejak penerapan Pembatasan Sosial berskala Besar (PSBB) diterapkan di Kota Makassar.
Di malam kelima, giliran perbatasan Makassar Gowa di jalan hertasning serta pos perbatasan di jalan Tamangapa Kecamatan Manggala di datangi malam-malam oleh Iqbal.
Di dua posko perbatasan ini, Iqbal menemui sekaligus memberikan semangat para aparat yang bertugas, baik itu anggota TNI, Polri, maupun dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan.
“Terima kasih sudah bekerja dengan baik. Sampaikan salam saya sama keluarga di rumah. Kerja kita kali ini bukan kerja rutin biasa, tapi ini adalah perjuangan menyelamatkan populasi kita dari wabah yang berbahaya. Ini adalah pengabdian kemanusiaan yang membutuhkan pengorbanan dari kita semua. Insya Allah kerja-kerja yang kita lakukan memiliki nilai ibadah di sisi Allah,” ujar Iqbal saat berberkah semangat kepada seluruh tim yang berjaga.
Kepada para tim yang bertugas, Iqbal juga membagi-bagikan sejumlah kebutuhan untuk menambah stamina, baik itu susu, vitamin, kurma dan lain-lainnya.
“Mudah-mudahan kita semua diberi kesehatan, diberi perlindungan dari wabah ini hingga saatnya nanti kita sampai pada titik kemenangan. Insya Allah, jika semua disiplin menajalan aturan PSBB, kita optimis bisa menghentikan penyebaran virus dengan cepat” lanjut Iqbal.
Iqbal juga menyambangi pos perbatasan Makassar Takalar di Kelurahan Barombong Kecamatan Tamalate. Ditempat ini, para aparat gabungan masih terlihat semangat bekerja menahan dan memeriksa setiap kendaraan yang melintas. Para pengendara yang tidak memenuhi aturan PSBB di beri pemahaman dan diminta putar haluan.
“Menjaga perbatasan demi meminimalisir pergerakan virus merupakan tugas yang berat. Ini salah satu kunci keberhasilan PSBB. Makanya kita mendatangi mereka satu bersatu dan memastikan kebutuhan mereka terpenuhi. Ini bukan pekerjaan mudah, mereka mengorbankan banyak hal demi suksesnya PSBB. Mari menghargai kerja keras mereka dengan tinggal dirumah, bersama-sama melawan virus dengan mengunci pergerakannya untuk menyebar” lanjut Iqbal.
Selain itu, mantan Kasatpol PP Pemprov Sulsel itu, juga berinisiatif berkeliling kota malam-malam hingga masuk ke lorong-lorong temui warganya.
Apa yang dilakukan Iqbal semata-mata untuk mejelaskan alasan utama kenapa lebih baik tinggal di rumah dan alasan kenapa Pembatasan Sosial Berskala Besar diterapkan di Makassar.
Bertempat di sebelah kantor Lurah Mangasa, Kecamatan Tamalate, di sebuah pos pertemuan warga di sebuah Lorong di jalan Sultan Alauddin, Iqbal bercengkrama dengan sejumlah warga dan menceritakan banyak hal fenomena virus covid-19 yang kini menjadi pandemi dunia.
Dengan Panjang lebar, Iqbal menceritakan kisah sejumlah negara maju yang kini ketar-ketir menghadapi keganasan virus ini dengan jumlah korban jiwa yang begitu banyak.
“Mereka adalah negara maju dengan sistem kesehatan yang jauh lebih canggih dari kita. Namun toh mereka tetap saja kewalahan dan tidak siap menghadapi serangan wabah ini. Virus yang ada disana tentu tidak jauh berbeda dengan virus yang ada disini. Ini sangat penting untuk kita pahami bersama sehingga tercipta solidaritas yang besar untuk kita lawan bersama-sama dengan cara mematuhi aturan PSBB yang sudah kita jalankan” ujar Iqbal Suhaeb yang diamini sejumlah warga yang hadir.
Di tempat tersebut, Iqbal juga menjelaskan kenapa aktifitas ibadah di masjid harus dihentikan untuk sementara waktu.(rhm)

