pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Awalnya Kakak yang Santri Positif, Dua Adiknya Menyusul

Tiga Bersaudara di Pangkep Terpapar Covid-19

PANGKEP, BKM — Pada hari Selasa (12/5), jumlah warga Kabupaten Pangkep yang terkonfirmasi positif terpapar covid-19 bertambah enam orang. Kepastian itu diperoleh berdasarkan hasil pemeriksaan PCR dan tes swab.

Informasi yang disampaikan dalam konferensi pers Tim Gugus Terpadu Percepatan Pencegahan Covid-19 Pangkep itu, cukup mèngagetkan. Karena hanya dalam sehari terjadi lonjakan drastis, sehingga secara total 16 warga di daerah ini yang dinyatakan positif corona.
Yang lebih memprihatinkan lagi, karena ada tiga bersaudara dari satu keluarga dalam wilayah Kecamatan Mandalle mengalaminya.
Awalnya, dalam keluarga itu ada satu orang yang lebih dulu terpapar, yakni si sulung yang pulang dari tempatnya menempuh pendidikan pada salah satu pondok pesantren di Jawa Timur. Hanya selang beberapa hari kemudian dua adiknya menyusul terjangkit dan dinyatakan positif.
Juru bicara Tim Gugus Terpadu Percepatan Pencegahan Covid-19 Pangkep dr Annas Ahmad, menyatakan ada enam tambahan warga yang terkonfirmasi positif. Dua di antaranya merupakan adik kakak dari kecamatan Mandalle.
“Dari dua bersaudara ini, ternyata sebelumnya sudah ada juga kakaknya yang lebih awal dinyatakan positif setelah hasil pemeriksaan PCR dan swab. Yang sulung baru pulang dari menuntut ilmu di pondok pesantren Jawa Timur,” ucap dr Annas Ahmad, kemarin.
Dari tambahan dua warga positif tersebut, lanjut dokter ahli bedah ini, berarti sudah tercatat empat warga kecamatan Mandalle yang positif terpapar covid-19. “Satu di antaranya sudah dinyatakan sembuh setelah beberapa hari dirawat di RS Dadi, Makassar,” ujarnya.
Direktur Rumah Sakit Batara Siang, Pangkep ini juga memaparkan perkembangan hasil pemeriksaan PCR swab tenggorokan dinyatakan positif terhadap enam orang warga Pangkep. Masing-masing dua orang dari Kecamatan Mandalle, tiga orang dari Kecamatan Pangkajene dan satu orang dari Kecamatan Minasa Te’ne.
Satu orang dari Kecamatan Pangkajene itu masih merupakan klaster Temboro, Magetan. Sedangkan lima lainnya disinyalir sebagai transmisi lokal.
“Keenam pasien tersebut sudah dalam penanganan medis. Dua orang telah dikarantina di Hotel Swissbell, dan empat orang lainnya ditangani di RS Batara Siang. Rencananya akan dikirim ke RS Sayang Rakyat sebagai rumah sakit rujukan covid Provinsi Sulawesi Selatan,” tambah dr Annas.
Selanjutnya, tim gugus akan melakukan pemeriksaan rapid test terhadap semua kontak erat, khususnya yang serumah. Termasuk seluruh petugas kesehatan di Puskesmas Bontoperak. (udi/b)




×


Awalnya Kakak yang Santri Positif, Dua Adiknya Menyusul

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar