pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tol Layang dan Bandara Buntu Kunik Siap Diresmikan

MAKASSAR, BKM — Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sulsel Rudy Djamaluddin, menyebut bahwa dari laporan yang masuk, dua proyek strategis Sulsel saat ini dalam progress penyelesaiannya. Masing-masing Jalan Tol Layang AP Petta Rani dan Bandara Buntu Kunik, Tana Toraja.
Untuk jalan tol layang, kata dia, tidak ada masalah. September mendatang sudah dirampungkan. Sementara untuk Banda Buntu Kunik, kata Rudy, sudah dilakukan test landing belum lama ini.
“Untuk saat ini, jalan tol layang tidak ada masalah. Insyaallah September sudah rampung. Buntu Kunik juga sudah siap karena sudah lakukan test landing di sana. Intinya sudah siap,” kata Rudy yang ditemui di Balai Kota Makassar, Selasa (18/8).
Dia mengatakan, hingga saat ini, agenda untuk peresmian kedua proyek tersebut masih akan dilakukan oleh Presiden RI Joko Widodo. Namun untuk jadwal, masih tentatif. Belum ada kepastian kapan tepatnya akan diresmikan oleh orang nomor satu Indonesia itu.
“Kita harapkan kunjungan Bapak Presiden menjadi penyemangat bagi kita. Support bagi Pemerintah Provinsi Sulsel terkait dengan dorongan pembangunan infrastruktur,” tandasnya.

Proyek Kereta Api

Komisi D DPRD Sulsel Jhon Rende Mangontan mengemukakan, pembebasan lahan untuk pembangunan rel kereta api harus diseriusi. “Pada prinsipnya kita menyesal dan kecewa jika pemerintah daerah tidak serius terkait pembebasan lahan, agar permasalahannya tidak berlarut-larut. Kapan pemerintah daerah lamban atau tidak serius, tidak tertutup kemungkinan proyek tersebut dipindahkan ke daerah Jawa atau provinsi lainnya,” jelas Jhon, Selasa (18/8).
Legislator Partai Golkar Sulsel ini menilai jika proyek tersebut selesai, maka sangat bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Selain itu, juga untuk kelancaran moda transportasi dari Kota Makassar hingga daerah Maros, Barru, dan Kota Parepare.
Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulsel Ince Langke IA menegaskan, proyek jalan kereta api merupakan salah satu proyek strategis yang diharapkan menjadi daya dukung bagi percepatan pembangunan. “Saya yakin bahwa pemprov atau Pak Gub memberi perhatian penuh dengan berbagai kebijakan penting agar proyek ini bisa berjalan dengn baik. Pasti Pemprov dan kita semua tidak berkenan proyek ini pindah ke daerah lain, sebab kita rugi. Ini peluang yang sangat bagus,” tandas Ince Langke.
Wakil Ketua DPRD Sulsel Darmawangsyah Muin, berujar bila selama dirinya selesai menjadi ketua komisi D tidak begitu mengikuti perkembangannya.
“Saya sudah tidak mengikuti lagi perkembangannya. Tapi jika memang betul info yang berkembang bahwa proyek kereta api akan dihold sementara, sesungguhnya sangat disayangkan. Di saat rakyat Sulsel sudah lama menanti moda transportasi yang efesien, cepat dan murah dan yang masuk klasifikasi itu adalah kereta api,” terangnya.
Untuk itu, legislator Partai Gerindra Sulsel ini berharap agar pemerintah pusat dapat memahami dan mempertimbangkan jika ada niat untuk memindahkan. Mudah-mudahan pemerintah pusat dapat mempertimbangkan itu, mengingat anggaran yang digelontorkan selama ini sudah sangat besar sisa dilanjutkan hingga selesai.
“Saya juga mengharapkan seluruh anggota dewan pusat dari Sulsel bersatu memperjuangkan kelanjutan proyek mecusuar ini demi kemajuan daerah sebagai pintu gerbang pembangunan Indonesia timur,” harapnya. (rhm-rif)




×


Tol Layang dan Bandara Buntu Kunik Siap Diresmikan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar