pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Saling “Jegal” Sesama Alumni

Cari Simpati di Acara Temu Alumni Unhas

MAKASSAR, BKM–Persaingan sesama alumni Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk memperebutkan kursi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar bakal ketat. Saat ini sudah ada empat bakal calon wali kota dari alumni Unhas yang menyatakan diri siap bertarung di Pilwali Makassar, 9 Desember mendatang.

Bahkan di acara temu alumni Unhas yang digelar hari ini secara virtual melalui media zoom, empat calon wali kota akan hadir dan saling mencari simpati.
Salah seorang alumni Unhas yang juga Ketua Ikatan Guru Indonesia, Ramli Rahim, kepada BKM, Rabu (9/9), mengatakan, ajang pemilihan Wali Kota Makassar tahun ini memang cukup menarik. Pasalnya, semua calon wali kota merupakan alumni kampus merah tersebut.
Irman Yasin Limpo dan Munafri Arifuddin dari Fakultas Hukum, Syamsu Rizal dari Fisipol, sementara Danny Pomanto dari Fakultas Teknik.
Sedangkan dua alumni Unhas juga tercatat sebagai bakal calon Wakil Wali Kota Makassar yakni Dokter Fadli Ananda merupakan alumni Fakultas Kedokteran Unhas, serta Abdul Rahman Bando merupakan alumni Fakultas Perikanan Unhas.
Tentu saja, kata Ramli, para calon wali kota tersebut memiliki pengaruh dan simpati, khususnya dari alumni-alumni mereka.
“Masing-masing saya lihat punya kekuatan alumni yang cukup solid. Sehingga wajar kalau mereka saling unjuk kekuatan di kontestasi pilwali. Semua yang ada di grup whatsapp tersebut juga masing-masing punya jagoan,” ungkapnya.
Namun, tambah dia, sejauh ini, perebutan pengaruh yang terjadi tetap dalam batas yang wajar.
“Saya masuk dalam grup whatsapp alumni Unhas. Disitu ada semua calon wali kota. Kadang memang terjadi diskusi hangat terkait kontestasi pilwali tapi masih dalam batas yang wajar. Normal-normal saja,” jelas Ramli.
Mereka, tambahnya, tetap mengedepankan budaya sipakatau, sipakainge, dan dipakalebbi.
Walaupun tidak dijelaskan, semua sudah tahu jika misalnya Deng Ical didukung Ilham Arief Sirajuddin, None ada Pak Mentan Syahrul Yasin Limpo, Danny ada Rahmat Gobel, begitu juga dengan Appi dan Rahman Bando, juga punya pendukung.”Jadi menariklah. Ini kontestasi yang semua bakal calon wali kotanya alumni Unhas, sehingga kita tidak mau mempermalukan siapapun yang terpilih dan almamater. Saya juga tidak melihat ada saling berebut pengaruh yang berlebihan,” tandasnya.
Balon Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto memanggapi santai soal kesan akan saling menjegal sesama alumni.
“Semestinya alumni yang netral harus menengahi dan menjadi perekat. Jangan justru yang menjadi biang perpecahan alumni,” pinta Danny yang berpasangan dengan mantan anggota Fraksi PPP DPR RI Hj Fatmawati Rusdi Masse ini.
Balon wali kota lainnya, Syamsu Rizal juga mengaku tidak sependapat jika disebut akan saling jegal.”Bukan saling jelang. sebab sama-sama berusaha meyakinkan rakyat untuk memberikan amanah politik nya,”jelas Deng Ical yang juga Ketua PMI Kota Makassar ini.
Adapun bakal calon wakil Syamsu Rizal yakni dokter Fadli Ananda juga sependapat dengan yang disampaikan Deng Ical sapaan akrab Syamsu Rizal. Bahkan pemilik Rumah Sakit Ananda ini siap hadir dalam pertemuan alumni Unhas.”Insyaallah saya siap hadir pada kegiatan temu alumni,” jelas Fadli yang juga politisi PDIP ini.
Tak hanya itu, Fadly Ananda juga punya harapan bagi pertemuan alumni.”Harapan saya alumni Unhas selalu memberikan gagasan-gagasan baru, pemimpin-pemimpin baru untuk kemaslahatan orang banyak,” ajak Fadli.
Tak hanya itu, balon wali kota dan wakil wali kota, Munafri Arifuddin dan Rahman Bando juga mengaku siap hadir dalam temu alumni nasional tersebut.
Soal kesan saling jegal, Appi sapaan akrab Munafri Arufuddin juga tak sependapat. Appi menegaskan bila tidak ada saling jegal karena ini “all alumni Unhas final”. Alumni Unhas berkompetisi sehat untuk menjadi pengambil kebijakan di Kota Makassar adalah keberhasilan Unhas dalam perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian pada masyarakat dengan “mewakafkan” dan mensupport alumninya dalam pemerintahan yang melayani masyarakat.
“Saya berharap agar temu alumni ini dapat memberikan pemikiran yang mendorong Unhas menjadi humaniversity, dengan pemanfaatan sains untuk kemanusiaan yang saat ini sangat relevan dengan kondisi pandemi covid-19,”jelas.
Hal sama dilontarkan Rahman Bando.”Saya berharap temu alumni ini dapat memberi sumbangan pemikiran dan kontribusi lainnya agar Unhas menjadi lebih baik dan dapat terus menjadi world class university,”ucap Rahman Bando.
Ditambahkan bila seluruh alumni yang tersebar di seluruh dunia dengan beragam profesi adalah bukti keberhasilan Unhas dalam menghasilkan SDM berkualitas.
“Kita semua berharap keberadaan Unhas di Kota Makassar juga dapat menjadi mitra bagi pemerintah kota dalam mewujudkan triple helix, yaitu kemitraan industri, perguruan tinggi dan pemerintah untuk mencapai kesejahteraan warganya,”jelas Kadir Perikanan Kota Makassar ini.

Dijadwalkan Dibuka Jokowi

Temu Alumni Nasional sebagai rangkaian Puncak Dies Natalis ke-64 Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Kamis (10/9) hari ini menghadirkan ribuan alumni yang dilakukan secara luring/daring, yang kemudian akan dibuka langsung oleh Ketua IKA Unhas, Jusuf Kalla dan Presiden RI, Joko Widodo.
Menurut Ketua Panitia Dies Natalis ke-64 Unhas, Aminuddin Syam, Temu Alumni Nasional (TAN) yang berlangsung secara daring dan luring adalah rangkain dari perayaan acara ies Natalis ke-64 Unhas. Berbagai kesiapan teknis dan substansi yang berkaitan dengan pelaksanaan acara puncak telah dipersiapkan.
“Untuk peserta yang bisa hadir kita batasi, karena kita tahu alumni unhas banyak, namun kita batasi. Kita hanya akan menghadirkan maksimal 300 tamu undangan termaksud alumni yang ada disini (Makassar) ada bapak Jusuf Kalla dan Pak Presiden kita masih tunggu konfirmasi. Jadi tamu undang yang datang kita menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (9/9).
Lanjut Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat ini membeberkan, agenda pelaksanaanya dimulai dengan acara Puncak Dies Natalis ke-64 di Baruga AP Pettarani Unhas pukul 08.00, kemudian dilanjutkan pencanangan secara resmi pembangunan Training Center Unhas, berlokasi di kompleks LP2M, samping Danau Unhas, pukul 10.30 Wita, Peresmian JK Arenatorium dan Mushalla Lantai 1 Rektorat, yang akan dipusatkan di Gelanggang Olah Raga (GOR) Unhas pukul 11.00 Wita.
Kemudian Temu Alumni Nasional (TAN) yang berlangsung secara daring/Luring, lokasi host di Gedung Aula Prof Amiruddin Fakultas Kedokteran mulai pukul 11.30 Wita dan terakhir Tabligh Akbar bersama Ustadz Adi Hidayat Lc MA, berlangsung secara daring pukul 13.30 Wita.
“Insya Allah semua alumni kurang lebih 4.000 peserta akan hadir secara daring. Rangkaian kegiatan menuju hari puncak kita akan lakukan seperti webinar, simposium nasional, dan beberapa kegiatan pengabdian masyarakat,” bebernya.
Mengangkat tema ‘Mengokohkan Unhas Sebagai Humaniversity Dalam Adaptasi Kebiasaan Baru’ dalam TAN Unhas nantinya akan mendengarkan berbagai masukan dan usulan dari beberapa alumni di lingkup Unhas, selain itu bertujuan untuk membahas adaptasi kebiasaan baru dari pendekatan multi-dimensi dari beberapa para alumni Unhas. (rhm-ita-rif)



×


Saling “Jegal” Sesama Alumni

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar