pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Murid Dirumahkan, Beri Layanan Perpustakaan Daring

Inovasi SDN Borong di Tengah Pandemi Covid-19

SUDAH beberapa bulan lamanya pandemi covid-19 telah berlangsung. Pendidikan menjadi salah satu sektor yang terdampak. Proses belajar mengajar yang dulunya dilakukan secara tatap muka di sekolah, sejak pandemi para pelajar mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ). Karenanya, pihak sekolah pun dituntut untuk melakukan inovasi.

BUKAN hanya guru yang harus menemukan trik baru agar PJJ yang dilaksanakannya tidak monoton, sehingga disukai peserta didik. Tapi juga di bagian lain yang ada di sekolah. Salah satunya perpustakaan.
Perpustakaan sekolah harus berinovasi agar memudahkan akses layanannya. Tak terbatas hanya pada murid-murid sekolah tersebut, tapi juga masyarakat luas. Apalagi di masa pandemi covid-19, di mana murid-murid dirumahkan.
Perpustakaan SD Negeri Borong, Kota Makassar kini membuka layanan daring, yang mulai disosialisasikan bertepatan dengan Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca, Senin (14/9) lalu.
Menurut Kepala UPT SD Negeri Borong Hj Hendriati Sabir, anak-anak begitu antusias ingin melihat sekolahnya sekaligus membaca di perpustakaan. Karena itu, dirinya berusaha untuk memaksimalkan layanan perpustakaan sekolah. Kalaupun tidak bisa didatangi secara fisik, maka dapat dikunjungi secara daring.
“Jadi, anak-anak silakan sampaikan ke teman, saudara, orangtua dan tetangga bahwa bisa berkunjung ke perpustakaan sekolah SD Negeri Borong,” ujarnya saat sosialisasi.
Kepada tamu-tamu yang berkunjung untuk memberikan asistensi terkait digitalisasi layanan perpustakaan, kepsek yang akrab disapa Indri itu berharap, semoga momen kunjungan dari perpustakaan provinsi ini akan memberi nilai tambah dan motivasi bagi murid-murid dan sekolahnya.
Heri Rusmana, Pustakawan Madya pada DPK Provinsi Sulsel memberi apresiasi atas pengelolaan perpustakaan yang dilakukan SD Negeri Borong. Dikatakan bahwa meski tidak punya hubungan kemitraan langsung dengan sekolah-sekolah setingkat SD, tapi sudah menjadi tanggung jawabnya untuk melihat perpustakaan maju dan berkembang.
“Ini menjadi tanggung jawab kami sebagai pembina perpustakaan di seluruh Sulsel. Sehingga jadi alasan kami datang ke SD Negeri Borong, tepat di Hari Kunjung Perpustakaan,” kata Heri Rusmana.
Sebagai pustakawan senior, hari itu, Heri Rusmana datang berbagi kiat tentang konsep perpustakaan berbasis layanan digital. Katanya, digitalisasi layanan peepustakaan itu berarti buku-buku koleksi kita harus bisa diakses. Bukan hanya oleh murid-murid sekolah di SDN Borong, tapi juga anak-anak dari sekolah lain, bahkan oleh masyarakat luas.
Berkaitan dengan kendala keterbatasan koleksi bacaan, tips dan solusi yang diberikan, yakni bisa melalui sistem droping atau peminjaman buku. Misalnya, buku-buku dengan tema dan judul-judul tertentu dititip di perpustakaan SDN Borong, nanti pada waktu tertentu dijemput lagi, setelah dibaca oleh anak-anak atau warga sekolah yang lain.
Bisa juga penambahan koleksi perpustakaan melalui gerakan wakaf buku, bantuan CSR atau sumbangan dari para relawan literasi. (*/rus)



×


Murid Dirumahkan, Beri Layanan Perpustakaan Daring

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar