MAKASSAR, BKM — Kontestasi pemilihan wali kota dan wakil wali kota (pilwali) Makassar serta pemilihan bupati dan wakil bupati (pilbup) di 11 daerah, menumbangkan enam wakil bupati (wabup) yang menjadi peserta sebagai calon bupati. Mereka adalah Tomy Satria Yulianto di Bulukumba, Zainuddin di Selayar, Andi Harmil Mattotorang di Maros, Yosia Rinto Kadang di Toraja Utara, Irwan Bachri Syam di Luwu Timur, serta Muhammad Thahar Rum di Luwu Utara.
Adapun tiga wabup yang oppo dan kembali menjabat wakil bupati, yakni H Abdul Rauf Malaganni Karaeng Kio di pilbup Gowa, Syahban Sammana di Pangkep, dan Viktor Datuan Batara di Toraja. Tiga daerah yang lain yakni Makassar, Barru dan Soppeng tidak memiliki wabup yang maju sebagai calon bupati.
Dalam ntuk pilwali Makassar, Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto yang pernah tercatat sebagai wali kota menggandeng politisi Nasdem Fatmawati Rusdi, sedangkan Suardi Saleh di Barru menggandeng Kompol (Purn) Aska Mappe. Andi Kaswadi Razak di Soppeng juga menggandeng politisi Nasdem Luthfi Halide.
Sementara itu, usungan Partai Nasdem dan Golkar di Tana Toraja, yakni pasangan Nicodemus Biringkanae-Viktor Datuan Batara (Nivi) II rawan digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sebab perolehan suaranya berdasarkan hasil hitung cepat hanya terpaut tipis dengan pasangan Theofilus Allorerung-dr Zadrak Tombeq (The-Za), yakni di bawah 2 persen.
Merujuk data C1 pasangan The-Za yang bersumber dari saksi di 531 TPS, raihany suaranya sebanyak 56.763 atau 41,1persen. Ketua tim The-Za, Tato Kamba bahkan telah mengklaim menang. Sementara pasangan Nivi memperoleh 51.221 atau 37,1 persen. Adapun pasangan Albert Patarru-John Diplomasi (Al-John) 30.005 suara atau 21,7 persen.
“Meskipun minus 8 TPS atau sekitar 1.900 suara belum masuk, namun perolehan suara The-Za tidak terbendung. Delapan TPS yang belum masuk, di antaranya enam TPS dari Kecamatan Simbuang, satu TPS Kecamatan Bittuang, dan satu TPS kecamatan Masanda,” terang Tato Kamba.
Menurutnya, semua C1 dari 531 TPS sudah diamankan seraya menunggu rekapitulasi suara di tingkat PPK, dan terakhir KPU Tana Toraja pada 17 Desember mendatang. “Seluruh tim dan relawan yang telah berjuang memenangkan Theo-Zadrak kami ucapkan terima kasih, dan jaga kedamaian Tana Toraja Bermartabat,” tandas Tato Kamba.
Ketua Tim Perjuangan Rakyat Nivi II, Welem Sambolangi mengklaim memenangkan pilbup sesuai rilis quick count, dengan total kemenangan 41 persen. Disusul The-Za dengan raihan 40 persen dan Albert Patarru-John Diplomasi 19 persen.
Meski begitu, Welem meminta tim dan simpatisan tetap menunggu hasil real count KPU. ”Jangan bereuforia dan tetap jaga stabilitas keamanan,” imbuhnya.
Ketua KPU Tana Toraja Rizal Randa, menjelaskan final perolehan suara sesuai hasil perhitungan real count berjenjang TPS, PPK, dan KPU Kabupaten Tana Toraja. Rekapitulasi berlangsung 13 17 Desember mendatang.
Sebelumnya, Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe telah melaporkan ke DPP jika pasangan Nivi II menang di Toraja. Sementara Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras juga mengaku punya data jika The-Za yang lebih unggul dari Nivi II. (gus/rif)
Enam Wabup Tumbang, Tiga Oppo
Potensi Sengketa Usungan Nasdem dan Golkar di Tana Toraja
×

