PASANGAN Moh Ramdhan Pomanto dan Fatmawati Rusdi sepertinya bakal melenggang mulus menuju kursi wali kota dan wakil wali kota Makassar periode 2021-2026. Sebab, pasangan calon lain yang menjadi rivalnya menyatakan tidak akan melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil pilwali 9 Desember lalu.
Moh Fadli Noer selaku juru bicara paslong Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando memberikan garansinya. ”Tidak ada lagi. Kami hanya mengawal rekapitulasi suara. Tidak ada rencana untuk melakukan gugatan hasil perhitungan,” jelas ketua PSI Sulsel itu, Kamis (10/12).
Sementara Danny dan Fatma, meski dinyatakan unggul versi hitung cepat, pasangan ini tidak menunjukkan euforia. Mereka mengaku masih menunggu hasil resmi yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar “Kita tunggu saja angka resmi dari KPU. Ini kan masih hasil quick count,” ujar Danny yang didampingi Fatma, kemarin.
Sembari menunggu hasil resmi dari KPU, pasangan Adama juga masih memantau perhitungan yang berada di kecamatan saat ini. Danny berharap seluruh masyarakat dapat bersatu membangun Makassar. “Walau bagaimanapun ini sudah selesai semua. Tidak ada kubu-kubuan lagi,” tandas Danny.
Sebelumnya, pasangan Appi-Rahman menyampaikan selamat kepada Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi atas kemenangan di pilwali Makassar 2020. Ucapan selamat ini disampaikan tak lama setelah quick count sejumlah lembaga survei yang menempatkan Danny-Fatma di urutan pertama, mengungguli tiga pasangan lainnya.
Pasangan Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Armin Halid (Imun) juga memberikan ucapan selamat. Juru bicara Imun Muwaffiq Nurimansyah menyampaikan selamat atas kemenangan Danny-Fatma sebagai wali kota dan wakil wali kota Makassar.
“Pak None turut memantau hasil hitung cepat, dan beliau mengucapkan selamat atas terpilihnya Pak Danny dan Bu Fatma. Semoga amanah, dan bisa membawa Kota Makassar jauh lebih baik lagi,” ujarnya.
Kepada relawan dan simpatisan, None juga mengucapkan terima kasih karena telah berjuang mewujudkan demokrasi waras. Selama tahapan, tidak saling menciderai dengan pendukung kandidat lain.
“Terima kasih kepada seluruh relawan dan simpatisan. Kalah dan menang adalah hal yang lumrah dalam sebuah kontestasi. Kita sudah berjuang bersama-sama, dan harus berbesar hati menerima hasilnya. Inilah hasil yang kita dapat, dari sebuah proses panjang yang kita lewati,” tuturnya.
Hal sedikit berbeda disampaikan pasangan Syamsu Rizal-dr Fadli Ananda (Dilan), meski telah menyampaikan selamat untuk paslon Adama. “Kami memberi apresiasi kepada seluruh jajaran penyelenggara, KPU, Panwas, kepolisian beserta seluruh jajaran. Terutama kepada petugas KPPS dan seluruh perangkat teknisnya atas penyelengaraan pesta demokrasi yang cukup mengakomodasi aspirasi dan keinginan demokrasi warga Makassar. Walau dalam situasi pandemi dengan penerapan standar protokol kesehatan, proses demokrasi bisa berjalan baik walau tingkat partisipasi belum sesuai harapan bersama,” terang Deng Ical, sapaan akrab Syamsu Rizal.
Walau begitu, pasangan Dilan menyayangkan masih banyaknya praktik demokrasi yang belum sesuai adat dan kebiasaan orang Makassar yang selalu menjunjung tinggi kearifan lokal sipakatau sipakalebbi. ”Pesta demokrasi kami anggap sudah berjalan. Untuk saat ini kami masih menunggu penetapan hasil dari KPU untuk mengambil sikap selanjutnya,” tandasnya.
Terima Kasih dari Pj Wali Kota
Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin menyampaikan rasa syukur menyusul pelaksanaan pilwali yang berlangsung damai tanpa ada gangguan keamanan yang berlebihan. Hal tersebut disampaikan pada saat membuka acara Refleksi Akhir Tahun di Hotel Gammara Makassar, Kamis (10/12).
“Kita bersyukur pelaksanaannya (pilwali) berlangsung lancar. Alhamdulillah, tidak ada potensi gangguan keamanan yang berlebihan. Demikian pula pelaksanaannya juga sudah sesuai dengan protokol kesehatan. Kita berterima kasih kepada seluruh pihak, baik KPU, Bawaslu, jajaran TNI Polri, seluruh Forkopimda. Tak terkecuali seluruh warga kota Makassar yang telah bersama-sama melaksanakan pesta demokrasi ini dengan damai,” ujar Rudy.
Pada kesempatan ini, ia juga menyebut bahwa hasil hitungan cepat telah menempatkan pasangan nomor urut satu, Mohammad Ramdhan Pomanto dan Fatmawati Rusdi berhasil mengungguli pasangan lainnya.
“Kita berharap seluruh tahapan berjalan lancar. Harapan kita, mari semua bersabar menunggu penetapan KPU secara resmi. Insyaallah akan hadir pemimpin Kota Makassar yang definitif, sekaligus melanjutkan pembangunan, serta memenuhi harapan-harapan warga kota Makassar. Saat ini sudah ada hasil wuick count yang mengisyaratkan pasangan nomor urut satu unggul dari pasangan lainnya. Sebagai umat yang beragama, kita yakin dan percaya bahwa apapun yang terjadi itu sudah menjadi kehendak Allah Swt,” lanjutnya.
Rudy berharap kepada wali kota dan wakil wali kota terpilih agar ke depannya bisa bekerja membangun Makassar secara terukur, sistematis dan tepat sasaran yang tujuan akhirnya demi kesejahteraan seluruh masyarakat di kota ini. (jun-rhm-ita)

