pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tewas Lakalantas Sebelum Rencana Lamaran Terwujud

MAKASSAR, BKM — Manusia hanya bisa berencana tapi Tuhan jualah yang menentukan. Itulah takdir yang harus dijalani Ilham Sukarnain Taqwa.
Ia yang sudah merencanakan untuk melamar calon istrinya dalam waktu dekat, malah meregang nyawa sebelum keinginan itu terwujud. Ilham menemui ajal dalam sebuah peristiwa kecelakaan tragis di Jalan AP Petta Rani bawah tol layang, Rabu pagi (27/1).
Saat kejadian berlangsung, korban mengendarai Ilham sepeda motor jenis matic bernomor polisi DD 2716 SV. Sebuah mobil tronton bernomor polisi DD 8135 LQ tiba-tiba melindasnya. Ilham pun langsung tak sadarkan diri, hingga kemudian dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian pada pukul 09.30 Wita, sebelum dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.
Seorang pengendara mobil merekam kejadian tersebut. Video pun langsung viral di sosial media dan ramai dibagikan.
BKM mendatangi rumah duka di Jalan RSI Faisal XV, Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini sesuai yang tertera di Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik korban. Benar saja, keluarga almarhum baru saja tiba di rumah duka dari menjemput jenazah di RS Bhayangkara. Bendera putih sebagai tanda kedukaan terpasang di sudut lorong kediaman orangtua korban.
Tenda dan kursi telah terpasang di depan rumah bernomor 31F itu. Sudah banyak orang yang sibuk keluar dan masuk rumah. Wajahnya dirundung kesedihan dan berkabung. Mereka tak pernah menyangka Ilham akan menjemput ajal dengan cepat dan menjadi korban lakalantas.
Di mata keluarga dan kerabat, almarhum dikenal sebagai sosok anak muda yang sabar, menyanyangi orangtua dan rajin beribadah. Dia juga ramah kepada siapapun.
“Dia ini anak baik dan sabar. Dekat sekali sama ibunya. Saya kaget dihubungi anak saya kalau Ilham kecelakaan dan meninggal dunia di tempat. Saya tidak menyangka,” kata seorang paman korban yang ditemui di rumah duka.
Sembari mempersiapkan prosesi pemandian jenazah Ilham, dia bercerita apa yang disaksikannya sebelum korban mengalami lakalantas. Sang paman cukup heran melihat perilaku ponakannya. Sebab, ia mengendarai sepeda motor matic ke tempat kerjanya. ”Itu bukan motornya, tapi punyanya ajinya,” tuturnya lagi.
Padahal, lanjutnya, Ilham punya motor dan mobil sendiri. ”Ini anak kan punya mobil. Sudah dia cuci bersih mobilnya. Lama dia cucinya. Sampai mengkilap betul. Motornya juga ada. Tapi herannya, dia berangkat ke tempat kerja tidak pakai mobil atau motornya. Malah pakai mobil orangtuanya,” bebernya.
Ibunda Ilham, Hj Emmi tampak sangat terpukul dengan kepergian anak bungsunya itu. Ilham merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Dia tercatat sebagai anak laki satu-satunya dalam keluarga.
Menurut keterangan pihak keluarga, belum lama ini Ilham sudah memperkenalkan calon istrinya ke pihak keluarga. Bahkan sudah berencana untuk segera melamar dan menikah. Namun nasib berkata lain.
Dalam ingatan kerabatnya, Ilham begitu rajin ke kuburan ayahnya. Ia datang untuk mendoakan almarhum ayahnya yang telah lama berpulang.
Seorang keluarga bernama Arnis, mengaku sangat kaget setelah mengetahui video lakalantas di Jalan AP Petta Rani yang viral di WA grup adalah keluarganya. Dia baru bergegas ke rumah duka setelah melihat video masuk ke grup keluarga.
“Saya dari tempat kerja. Tidak menyangka video viral itu adalah keluarga saya. Saya lihat setelah masuk dalam grup WA keluarga saya, dan langsung bergegas ke rumah duka,” ujarnya.
Jenazah anak muda kepribadian baik itu dimakamkan di Pekuburan Sabangian, Kabupaten Gowa. Dekat dari Patung Massa. Karena di tempat itu juga telah dikebumikan almarhum bapaknya, yang ketika Ilham masih hidup rajin dikunjunginya. (arf)



×


Tewas Lakalantas Sebelum Rencana Lamaran Terwujud

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar