pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pertumbuhan Kredit Masih Hadapi Sejumlah Tantangan

JAKARTA, BKM — Bank Indonesia (BI) mengatakan, pertumbuhan kredit masih akan menghadapi sejumlah tantangan. Karena di tengah pandemi Covid-19 saat ini, bank masih ragu untuk menyalurkan kredit.
Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, menjelaskan, saat ini perbankan tampak masih ragu dalam menyalurkan kredit. Karena pandemi Covid-19 belum usai. Di sisi lain, dana pihak ketiga (DPK) perbankan masih terus meningkat.
Destry memandang perlu ada keseimbangan antara pertumbuhan kredit dan DPK, untuk menjaga stabilitas kinerja perbankan. ”Melihat ke depan, ini tantangannya masih tinggi. Sementara, kalau kita melihat pertumbuhan dana pihak ketiga juga tumbuhnya tinggi 11 persen. Sementara kredit bank justru menurun sekitar minus 2 persen,” ujarnya dalam sebuah webinar, Sabtu (30/1).
Sementara itu, perbankan juga saat ini masih bimbang untuk bisa menurunkan bunga kredit, karena masih minimnya permintaan atau demand dari masyarakat. Ditambah, perbankan masih harus membayarkan bunga simpanan di tengah DPK yang semakin meningkat.
”Jadi bank ini kan juga di satu sisi dia harus bayar (bunga) DPK-nya. Sementara penerimaan bank dari kredit juga berkurang ini memang nantinya dibutuhkan 1 keseimbangan,” kata Destry melanjutkan.
Oleh karena itu, menurut Destry, bunga kredit seharusnya masih bisa masuk dalam tren penurunan, seiring kebijakan BI yang mempertahankan suku bunga acuan pada level 3,75 persen.
Menurut dia, kolaborasi antar pemangku kebijakan, baik BI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan pemerintah masih perlu dilakukan bersama untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional (PEN).

(int)



×


Pertumbuhan Kredit Masih Hadapi Sejumlah Tantangan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar